02 April 2022, 21:10 WIB

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, Farhan Minta KPPU Tingkatkan Pengawasan


Bayu Anggoro |


SAAT ini, warga dihadapkan dengan kenaikan harga kebutuhan pokok
masyarakat (kepokmas) di awal Ramadan 1443 Hijriah pasca kewalahan
dengan kenaikan harga dan kelangkaan minyak goreng. Tidak hanya itu,
dalam waktu dekat direncanakan bakal ada kenaikan harga BBM jenis
Pertalite dan elpiji 3 kilogram.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem, Muhammad Farhan menilai
masyarakat akan semakin tersudutkan setelah harus menghadapi
kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng.

"Harga kepokmas memang menunjukan kenaikan. Harga minyak belum turun lagi. Ada kebahagiaan dan kekhawatiran jelang Ramadan, yang selalu terjadi. Bahagia karena bulan Ramadan selalu membahagiakan, tapi khawatir karena kenaikan harga kepokmas meroket," ujar Farhan, Sabtu (2/4).

Menurutnya, ada praktik yang merugikan publik dengan memainkan harga di
tengah kondisi masyarakat yang masih sulit. "Bukan hanya karena kenaikan permintaan tetapi terjadi miss match dengan supply atau pasokan di pasar, sehingga hargaa-harga meroket," katanya.

Pihaknya menduga ada beberapa pihak yang memainkan pasokan kepokmas,
untuk itu perlu ada tindakan tegas.

"Komisi Pengawasan Persaingan Usaha agar secara aktif melakukan pengawasan yang nyata terhadap perusahaan-perusahaan yang menguasai produksi, distribusi hingga retails kepokmas. Jangan menunggu gejolak harga dan kelangkaan pasokan kepokmas," tegasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT