31 March 2022, 19:48 WIB

Jelang Ramadan, Harga Beberapa Komoditas di Cianjur Mulai Naik


Benny Bastiandy/Budi Kansil |

HARGA sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat di Pasar Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai naik mendekati Ramadan 1443 Hijriyah. Penyebabnya, permintaan masyarakat terhadap beragam komoditas tersebut meningkat.

Berdasarkan informasi, harga daging sapi semula di kisaran Rp135 ribu per kilogram naik menjadi Rp140 ribu per kilogram. Pun daging ayam yang semula di kisaran Rp37 ribu naik menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Komoditas lain yang sekarang terpantau naik yakni berbagai jenis cabai. Rata-rata, harga cabai merah tajung, cabai merah TW, maupun cabai merah keriting berada di kisaran Rp35 ribu-Rp45 ribu per kilogram. Sekarang merata di kisaran Rp50 ribu per kilogram. Penaikan harga komoditas yang cukup signifikan yakni cabai rawit domba yang semula Rp50 ribu, sekarang menjadi Rp65 ribu per kilogram.

"Pada umumnya, hari ini harga berbagai kebutuhan masyarakat di Pasar Cipanas, mudah-mudahan di pasar lainnya juga, relatif stabil menjelang Ramadan. Tapi memang ada beberapa yang harganya naik seperti daging sapi, daging ayam, serta cabai-cabaian," terang Bupati Cianjur, Herman Suherman, seusai sidak stok dan harga komoditas kebutuhan masyarakat bersama unsur Forkopimda di Pasar Cipanas, Kamis (31/3).

Naiknya harga beragam komoditas menjelang Ramadan, sebut Herman, kemungkinan karena meningkatnya permintaan. Herman berharap, harga berbagai komoditas yang sekarang naik bisa dikendalikan, bahkan bisa kembali normal.

"Alhamdulillah, komoditas yang lain relatif stabil, seperti beras, telur ayam di kisaran Rp26 ribu per kilogram, kemudian ikan air tawar juga stabil. Enggak ada masalah. Mudah-mudahan bisa terus stabil harganya," jelas Herman.

Di sisi lain, Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Doni Hermawan mengatakan, kenaikan harga berbagai komoditas menjelang Ramadan, khususnya di Pasar Cipanas, masih dalam batas kewajaran. Sedangkan untuk stok, kata Doni, hasil sidak di Pasar Cipanas, sejauh ini masih mencukupi.

"Jadi masyarakat jangan panik. Tak perlu khawatir karena persediaan mencukupi kebutuhan," kata Doni.

Ia berharap soal harga beberapa komoditas kebutuhan masyarakat beberapa hari ke depan bisa menyesuaikan. Artinya, ketika permintaan sudah kembali normal, maka harga juga akan mengikuti.

"Harganya naik karena permintaan cukup tinggi menjelang bulan Puasa. Mudah-mudahan bisa kembali normal beberapa hari ke depan," pungkasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT