30 March 2022, 16:06 WIB

Sri Sultan Harap Pembangunan Jalan Tol Jogja Bawen Libatkan Warga Lokal


Ardi Teristi H |

PELETAKAN batu pertama jalan tol Jogja-Bawen dilakukan di Mlati, Sleman, Rabu (30/3). Pembangunan jalan tol tersebut diharapkan bisa melibatkan masyarakat lokal dan menggunakan material lokal.

"Saya memang berharap, yang lokal ini bisa jadi subcontractornya," kata Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X di DPRD DIY, Rabu (30/3).

Namun, ia mengatakan, itu dikembalikan kepada pemenang kontrak.

Sri Sultan mengatakan, belum semua lahan untuk jalan tol belum dibebaskan.

"Saya ngga tahu (pembangunannya) terus dimulai atau ngga karena yang lain belum dibebeskan," imbuhnya.

Baca juga: Sri Sultan: Jalan Tol Jogja-Solo Harus Menumbuhkan Ekonomi

Kepala Bappeda DIY Beny Suharsono menambahkan harapannya memang sub-sub kontraktor pembangunan jalan tol bisa melibatkan pekerja lokal di DIY. Pasalnya, jika semua pembangunan dilakukan oleh pusat, warga lokal hanya melihat saja. Hal tersebut pernah dilakukan dalam proyek pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta.

"Harapan kita, masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga menjadi subjek," kata Beny.

Selain sumber daya manusia, pengerjaan jalan tol Jogja-Bawen juga diharapkan dapat menggunakan material lokal. Misalnya, pengurukan tanah menggunakan material lokal sehingga masyarakat lokal bisa terlibat. Namun, material-material berat yang tidak ada di DIY dan ahli-ahlinya tentu harus didatangkan dari pusat. Sementara itu, data dari PT Jasamarga Jogja Bawen, progres pembebasan lahan untuk Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo sepanjang 8,25 Km telah mencapai 92,28%.(OL-5)

BERITA TERKAIT