26 March 2022, 20:23 WIB

Wakil Wali Kota Semarang Berikan PRI Award kepada WEGE


Mediaindonesia |

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE) dinobatkan sebagai pemenang Public Relations Indonesia Award (PRIA) kategori Terpopuler di Media Cetak 2021 - Subkategori Anak Usaha BUMN. WEGE menjadi satu-satunya anak perusahaan BUMN konstruksi yang meraih predikat tersebut.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Ballroom Po Hotel, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/3)  malam. Acara tersebut mengusung tema Kolaborasi untuk Kebangkitan Negeri.  

Pemberian penghargaan ini merupakan hasil dari monitoring PR Indonesia dengan Kazee Digital Indonesia yang berbasis jumlah eksposur dengan tonalitas positif di 174 media cetak mainstream di Tanah Air, sepanjang Januari  hingga Desember 2021.

Tercatat, sebanyak 799 entry dari 190 korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah berkompetisi di ajang PRIA 2022. Ada sepuluh kategori yang dipertandingkan. Terentang dari kategori Owned Media, Kanal Digital, Program PR, Program CSR, Penanganan Krisis, Manual (pedoman) Tata Kelola Kehumasan, Brand Visual Identity, Departemen PR, Laporan Tahunan, hingga Terpopuler di Media.

PRIA 2022 ini diselenggarakan untuk mengapresiasi kinerja humas/public relations (PR) yang unggul dari korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Ajang ini mencerminkan pencapaian tertinggi kinerja komunikasi korporasi/organisasi.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari pakar PR dan CSR, konsultan/agensi PR, tokoh asosiasi/organisasi PR, jurnalis dan fotografer senior, pakar desain dan branding, dan pakar media sosial.

Nama-nama dewan juri tersebut, di antaranya Asmono Wikan (Founder & CEO PR Indonesia), Suharjo Nugroho (Ketua Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia), Maria Wongsonagoro (PR INDONESIA Gurus), Emilia Bassar (CEO CPPROCOM), dan sebagainya.

Menurut Asmono Wikan, PRIA 2022 kembali menegaskan betapa pentingnya fungsi komunikasi yang dilakukan oleh praktisi PR/humas selama ini. Melalui agenda-agenda komunikasi yang terstruktur, sistematis dan relevan terhadap target audiens yang disasar, public relation akan mampu berkontribusi pada penguatan reputasi organisasi/korporasi.

“PRIA adalah ajang pembuktian diri, sekaligus pembelajaran dan apresiasi bagi insan PR/humas yang telah menunjukkan kinerja unggulnya membawa organisasi/korporasi masing-masing ke level yang lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa fungsi PR sejatinya sangat strategis dan sudah sewajarnya ada di level yang sangat terhormat,” kata Asmono. (RO/J-2)

BERITA TERKAIT