26 March 2022, 17:12 WIB

Sambut Idul Fitri, Pemkab Dairi Genjot Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga


Apul Iskandar |

DALAM menyambut Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 dosis ketiga booster. Pemerintah Kabupaten Dairi bekerja sama dengan TNI/POLRI serta berbagai elemen masyarakat termasuk pihak kecamatan melakukan vaksinasi  dengan cara menjemput bola dengan mendatangi lokasi dan tempat-tempat warga berkumpul.

"Vaksinator langsung mendatangi lokasi seperti pasar, tempat strategis untuk mendekat ke sasaran penerima vaksin. Imbauan tetap kita lakukan baik via radio fm dan dengan berkeliling mempergunakan toa (pengeras suara) oleh pihak satpol pp dan BPBD," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Aryanto Tinambunan, Sabtu (26/3).

Aryanto menjelaskan ada sebanyak 40.959 warga di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, telah menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga booster. "Sebanyak 40.959 orang warga Dairi telah disuntik vaksin ketiga booster dengan capaian vaksinasi booster 20,78 % dari target 234.820 orang," jelas Aryanto.

Dia merinci capaian sumber daya manusia kesehatan (SMK) yang telah menerima vaksinasi dosis ketiga booster tersebut sebanyak 1.242 orang atau 109,52%, pelayan publik sebanyak  3044 orang atau 18,89%, lansia sebanyak 8.594 orang atau 32,06% serta masyarakat rentan dan umum sebanyak 28.079 orang atau 18.35%.

Sementara capaian vaksinasi covid-19 dosis pertama untuk anak sebanyak 37.492 orang atau 100,55% dan dosis kedua sebanyak 34.866 orang atau atau 93,51% dari target 37.282 orang anak.

Pemerintah Kabupaten Dairi juga telah menargetkan atau menetapkan sasaran vaksinasi sebanyak 234.820 orang.

Sebelumnya Presiden RI Jokowi saat konferensi pers yang disiarkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Rabu, (23/3) mempersilakan masyarakat yang rindu keluarga dan kampung halaman bisa kembali mudik di penghujung Ramadan.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran dipersilakan, diperbolehkan. Dengan syarat sudah mendapat dua kali vaksin dan satu kali booster,"  kata Presiden Joko Widodo. (AP/OL-10)

BERITA TERKAIT