19 March 2022, 09:52 WIB

Ketinggian Kubah Barat Daya Gunung Merapi Berkurang 2 Meter


Agus Utantoro |

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyebutkan ketinggian kubah lava barat daya yang ada di puncak Gunung Merapi berkurang hingga 2 meter.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik dalam keterangannya kepada wartawan di Yogyakarta, Jumat (18/3) malam, menjelaskan berkurangnya ketinggian kubah lava hingga 2 meter itu diduga karena aktivitas guguran.

"Kubah lava tengah tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan. Berdasarkan analisis foto, volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.546.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.582.000 meter kubik," kata Hanik dalam Laporan Aktivitas Gunung Merapi tanggal 11-17 Maret 2022.

Sedangkan intensitas kegempaan, imbuh Hanik, pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu.

"Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,5 sentimeter per hari," ujarnya.

Baca juga:  Jika Kubah Lava Gunung Merapi Longsor Awan Panas Mencapai Jarak 5 Km

Pos-pos pengamatan mencatat terjadinya guguran lava sebanyak 119 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter dan 4 kali ke arah tenggara atau mengarah ke hulu Sungai Gendol dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter. Curah hujan sebesar 45 milimeter per jam selama 70 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 14 Maret 2022 namun tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Kesimpulannya, aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat siaga atau level III.(OL-5)

BERITA TERKAIT