15 March 2022, 16:36 WIB

Banjir Rendam Lumajang, Dua Lansia Sakit Dievakuasi


Mediaindonesia.com |

TIM Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bergerak cepat mengevakuasi dua orang lanjut usia (lansia) yang terjebak banjir di Desa Sidorejo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Ada dua lansia yang harus dievakuasi ke Balai Desa Sidorejo karena sakit dan membutuhkan perawatan medis," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang Patria Dwi Hastiadi saat meninjau banjir di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung, Selasa (15/3). Menurutnya, TRC bergerak cepat untuk melakukan penanganan pada puluhan rumah warga di Dusun Wungurejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, yang diterjang banjir akibat meningkatnya intensitas hujan.

"TRC langsung disebar untuk melakukan aksi cepat dan asesmen kepada wilayah terdampak. Kami juga berkoordinasi dengan Camat dan Forkopimca untuk melakukan aksi tanggap darurat," katanya.

Selain Desa Sidorejo di Kecamatan Rowokangkung, lanjut dia, total empat kecamatan di Lumajang terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam dua hari terakhir. "Banjir di Lumajang karena luapan air hujan beberapa hari mulai siang, sore, dan malam dengan intensitas sedang hingga tinggi mengakibatkan empat kecamatan diterjang banjir," tuturnya.

Ia menjelaskan beberapa desa yang dilanda banjir, yakni Desa Umbul dan Wonorejo di Kecamatan Kedungjajang, Desa Banyuputih Kidul di Kecamatan Jatiroto, Desa Sidorejo dan Desa Rowokangkung di Kecamatan Rowokangkung, serta satu desa di Kecamatan Yosowilangun. "BPBD Lumajang mencatat ketinggian air bervariasi mulai dari 30 cm hingga 80 cm yang paling dekat dengan bibir sungai di Desa Sidorejo," tuturnya.

 

Patria mengatakan TRC bersama dengan warga menyelamatkan barang-barang dari air, kemudian juga melakukan distribusi air bersih dan makanan siap saji untuk mencukupi kebutuhan masyarakat terdampak banjir. "Banjir sering kali terjadi di wilayah tersebut, sehingga kami meminta agar komunikasi warga dengan BPBD semakin baik untuk meminimalisasi dampak dan mempercepat penyelamatan warga," katanya. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT