11 March 2022, 15:23 WIB

2.060 Siswa SD di Cimahi belum Lancar Baca dan Tulis


Depi Gunawan |

SEBANYAK 2.060 siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 2 dan kelas 3 di Kota Cimahi belum lancar membaca dan menulis. Kondisi ini ditengarai karena mereka terlalu lama belajar dari rumah akibat pandemi covid-19.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi mencatat ada 1.422 orang atau 18% dari total 7.896 siswa kelas 2 yang belum lancar membaca dan menulis. Sedangkan siswa kelas 3 mencapai 10% atau 638 orang dari total 7.200 siswa.

"Salah satu penyebab masih banyak siswa yang belum bisa membaca dan menulis karena mereka terlalu lama belajar di rumah. Kita tahu bersama jika selama dua tahun pandemi, para siswa lebih banyak belajar daring dari rumah," kata Kepala Disdik Cimahi Harjono, Jumat (11/3).

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya mengeluarkan Surat Edaran Nomor 006 Tahun 2022 tentang Penguatan Kemampuan Membaca, Menulis Berhitung bagi Siswa Sekolah Dasar.

Dalam surat edaran tersebut, Dinas Pendidikan mengintruksikan guru SD dari kelas 1, 2 dan 3 untuk memberikan pembelajaran tambahan membaca, menulis dan berhitung untuk menguatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

"Sejak tahun kemarin dibentuk tim khusus di seluruh SD untuk menanggani anak-anak yang belum lancar baca tulis. Untuk literasi dan numerasi di Cimahi, kami mulai dari dasar, menyisir anak-anak yang belum lancar membaca dan menulis," jelasnya.

Baca juga: PTM di Cimahi Direncanakan Kembali Digelar Pekan Depan

Dia menjelaskan, siswa yang belum bisa membaca dan menulis dikhawatirkan bisa menghambat metode pembelajaran ke depannya. Oleh sebab itu, para guru SD diharapkan bisa memberikan pelajaran tambahan kepada siswanya.

"Kalau terlalu lama dibiarkan mereka bisa mengalami ketertinggalan belajar atau learning loss," bebernya.(OL-5)

BERITA TERKAIT