09 March 2022, 20:26 WIB

80 hektare Tanaman Ubi Nuabosi di Ende Diserang Hama Busuk


Gabriel Langga |

SEKITAR 80 hektare tanaman ubi nuabosi di Kabupaten Ende, NTT diserang hama busuk. Ubi lokal yang terserang hama busuk itu tersebar di tiga desa, yakni Desa Ndetundora satu lahan seluas 35 hektar, 15 hektare di Desa Ndetundora tiga, dan 20 hektare di Desa Ndetundora. Serangan hama busuk ini disebabkan curah hujan yang tinggi dimusim hujan ini.

Kepala Desa Ndetundora dua, Ardian Renga, mengatakan banyak petani ubi Nuabosi di desanya yang gagal panen. Di desanya ada sekitar 20 hektar diserang penyakit busuk umbi. Luasnya area yang diserang hama busuk ini, diduga karenakan lahan warga terendam banjir akibat dari luapan kali Rowo Bere.

"Lahan warga di sini sering terendam air kalau musim hujan. Kalau sudah hujan, air di Sungai Rowo Bere meluap hingga masuk ke lahan warga. Akibatnya ubi-ubi yang ditanam oleh warganya terdampak dan ubi yang mau panen ini busuk semua," papar dia.

Sementara itu, Kepala dinas pertanian dan perkebunan Kabupaten Ende, Marianus Alexander saat dihubungi Rabu (9/3) membenarkan adanya serangan hama busuk umbi pada tanaman ubi Nuabosi.

"Iya benar ada serangan hama pada ubi Nuabosi. Itu batang-batang ubi alami busuk," papar dia.

Ia mengaku masalah ini sudah disampaikan pada Dinas Pertanian Provinsi NTT. "Kita sudah sampaikan kepada mereka. Orang dari dinas teknis provinsi NTT juga sudah turun lihat langsung," ujar dia.

Selain itu, ungkap Marianus pihaknya juga sudah bersurat ke balai besar pemberantasan hama penyakit Kementerian Pertanian RI untuk memohon bantuan penanganannya. (OL-13)

Baca Juga: Pakar UGM Sarankan Sapi Terkena LSD Dimusnahkan

 

 

BERITA TERKAIT