07 March 2022, 13:30 WIB

Pengiriman Sayur ke Luar Jawa Tersendat Akibat Cuaca


Bagus Suryo |

PARA pedagang sayur mayur di Kabupaten Malang, Jawa Timur, berkonsentrasi memenuhi kebutuhan lokal karena pengiriman ke luar Jawa kerap tersendat.

"Pengiriman sayur ke Kalimantan kurang lancar karena faktor cuaca," ungkap petugas Bagian Informasi Harga Suberminal Agrobisnis (STA) Mantung, Kabupaten Malang, Syaiful Afandhi, Senin (7/3).

Ia menjelaskan para pedagang kerap mengirimkan sejumlah komoditas sayur ke Kalimantan, Ambon dan Papua sebanyak 25 ton per pekan. Namun, pedagang akhir-akhir ini mengurangi intensitas pengiriman ke luar Jawa lantaran kerap menerima informasi potensi cuaca buruk.

Muhatadi, padagang cabai di STA Mantung menyatakan pengiriman sayur ke luar Jawa menunggu berita dari otoritas pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Bila cuaca buruk, pedagang harus menunggu sampai situasinya kondusif.

"Informasi dari pelabuhan disampaikan secara mendadak," ujarnya.

Biasanya, petugas pelabuhan memberitahukan langsung ke pedagang. Pedagang lalu menyiapkan barang secara cepat untuk segera diangkut ke kapal.

Akibat terlalu seringnya cuaca buruk membuat pedagang memilih menjual sawi, kubis dan wortel di pasar lokal. "Apalagi sekarang harga cabai sedang naik, kami cenderung mengutamakan permintaan lokal dulu," tuturnya.(OL-13)

Baca Juga: Zero ODOL Kalangan Industri Minta Diundur hingga 2025, Ini Alasannya

BERITA TERKAIT