05 March 2022, 23:57 WIB

Kasus Positif di Aceh Bertambah 178 Orang


Ant |

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh menyampaikan, pasien terinfeksi virus corona di wilayah setempat bertambah 178 orang per Sabtu (5/3). Sehingga total pasien yang masih dirawat atau isolasi mandiri mencapai 1.827 orang.

“Penderita COVID-19 hari ini bertambah 178 orang. Tentunya ini perlu disikapi dengan siaga, apalagi kasus tersebar hampir merata di seluruh wilayah kita,” kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh.

Ratusan kasus baru tersebut tersebar di 17 kabupaten/kota di wilayah provinsi paling barat Indonesia itu. Mereka dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan sampel usap dengan metode Real Time-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Penambahan paling banyak warga Banda Aceh 56 orang, warga Pidie 27 orang, warga Aceh Besar 22 orang, warga Aceh Tengah 15 orang, warga Aceh Barat sembilan orang, warga Aceh Singkil dan Aceh Tamiang delapan orang.

Kemudian, warga Lhokseumawe dan Bener Meriah enam orang, warga Aceh Timur lima orang, warga Aceh Utara, Bireuen, Aceh Jaya masing-masing tiga orang, warga Langsa, Sabang, dan Simeulue dua orang serta satu orang warga Nagan Raya.

Sebab itu, Satgas COVID-19 Aceh mengimbau agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi mulai dari dosis satu, dua, hingga booster di tengah penularan varian baru Omicron.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada terinfeksi virus dan harus isolasi mandiri, apalagi bila harus dirawat di ruang isolasi rumah sakit,” kata Saifullah.

Secara akumulatif kasus COVID-19 di Tanah Rencong itu sudah mencapai 41.241 orang, di antaranya pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 37.206 orang, kasus meninggal dunia 2.099 orang dan pasien yang sedang dirawat atau isolasi mandiri 1.827 orang.

Saat ini, kata dia, terdapat lima kabupaten/kota di Aceh yang menjadi zona oranye atau risiko sedang penularan COVID-19. Dan saat ini, tidak ada daerah di Aceh yang sudah menjadi zona hijau atau risiko aman penyebaran virus corona.

“Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang merupakan zona risiko sedang, sedangkan 17 kabupaten/kota lainnya merupakan zona kuning atau risiko rendah di Aceh,” pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT