03 March 2022, 09:00 WIB

Pelajar Antusias Ikuti Lomba Casablanca Sekolah Sukma Bangsa Pidie


Amiruddin Abdullah R |

RATUSAN pelajar tingkat TK hingga SMA antusias ikuti berbagai ajang perlombaan yang diselenggarakan pada acara Casablanca Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Provinsi Aceh. Berbagai lomba olimpiade ilmu pengetahuan, seni budaya dan cabang olahraga itu digelar melalui open house menjelang penerimaan siswa baru tingkat SD, SMP dan SMA Sukma Bangsa.

Amatan Media Indonesia, beberapa cabang yang diperlombakan antara lain adalah olimpiade matematika, olimpiade ilmu pengetahuan alam, baca puisi, pidato dan vokal solo. Lalu ada juga lomba tarian, futsal, volly dan badminton.

Acara yang berlangsung sejak Senin (21/2) hingga Rabu (2/3), diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Kota Banda Aceh. Mereka ingin merebut berbagai juara puluhan juta rupiah yang disediakan oleh panitia dari Sekolah Sukma Bangsa Pidie.

Direktur Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Marthunis Bukhari mengatakan, melalui lomba di ajang open hose ini diharapkan menjadi forum silaturahmi antar sekolah. Dengan terbangunnya persahabatan ini menjadi motivasi dalam menggapai masa depan siswa.

"Dengan adanya pegelaran open house, para pelajar atau pihak luar dapat melihat langsung atau mengenal lebih dekat Sekolah Sukma Bangsa. Kami tentu bersaudara, membuka diri dan menawarkan segera mendaftarkan putra putri terbaik untuk menjadi siswa siswi Sekolah Sukma Bangsa" tutur Muchlisan Putra, Kepala SMA Sukma Bangsa Pidie.

Sekolah Sukma Bangsa (SSB) adalah lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Sukma yang didirikan Media Group yang diinisiasi Surya Paloh. Yayasan yang tumbuh berawal dari bantuan donatur untuk rehabilitasi rekontruksi pasca tsunami Aceh 26 Desember 2004 itu, membangun tiga jenjang pendidikan, yaitu SD,SMP dan SMA.

Tiga jenjang pendidikan setara internasional itu masing dibangun di Kabupaten Pidie satu unit (SD, SMP, SMA), Kabupaten Bireuen satu unit dan satu unit lagi di Kota Lhokseumawe. Awalnya sekolah berkarakter ini untuk menampung anak korban tsunami dan tanah longsor.

Berikutnya puluhan anak korban konflik Moro dari Mindanau, Filipina juga mendapat bantuan bea siswa menimba ilmu di SMA Sukma Pidie. Sekarang sekolah sukma bangsa terbuka menerima putra putri Aceh dan dari beberapa daerah lain di Indonesia.

Banyak alumni Sukma Bangsa lulus ke berbagai fakultas favorit dan universitas terkemuka di Indonedia. Dan dibangku kuliah mereka menjadi mahasiswa jujur dan berkarakter sesuai motto Sekolah Sukma Bangsa "Berani Jujur Berani Beda".

Budayawan Aceh M Adli Abdullah mengatakan  untuk kelangsungan dan kemajuan proses pendidikan, kini sekolah Sukma Bangsa mendapat bantuan biaya operasional dari uang pribadi Surya Paloh  sekitar Rp 3 M per bulan. Berkat jiwa sosial tokoh Aceh, Surya Paloh, hingga sekarang Sukma Bangsa masih berada pada posisi sekolah terbaik berkarakter terpuji di Indonesia.

"Terimakasih Bapak Surya Dharma Paloh, bersama Media Group dan Yayasan Sukma, engkau telah berjasa untuk anak negeri ini. Semoga mereka menjadi generasi masa depan yang membangun negeri ini dengan kesempurnaan adab dan moral terpuji," ujar Adli Abdullah. (OL-13)

Baca Juga: Jatam Desak KPK Periksa Gubernur Sulteng Terkait Insiden Tambang Berdarah di Parigi Moutong

 

BERITA TERKAIT