27 February 2022, 13:27 WIB

Aliran Listrik Pasaman Barat Kembali Normal Pascagempa


Insi Nantika Jelita |

PT PLN (Persero) menangani kerusakan infrastruktur listrik akibat gempa yang melanda Pasaman Barat, Sumatra Barat, dengan kekuatan 6,2 skala richter (SR) pada Jumat (25/2) lalu.

Pasokan listrik ke seluruh warga setempat telah kembali normal pada Sabtu (26/2) kemarin. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumbar Toni Wahyu Wibowo mengatakan gempa yang melanda Kabupaten Pasaman Barat mengakibatkan kerusakan pada bangunan dan terputusnya aliran listrik ke masyarakat.

Baca juga: Dua Korban Ditemukan, Total 10 Orang Meninggal Gempa Sumbar

Puluhan petugas diterjunkan dan dikerahkan dilokasi kejadian. Tujuannya, mempercepat proses pemulihan usai bencana yang terjadi pada Jumat kemarin.

"Dengan mengutamakan keselamatan warga, PLN gerak cepat dalam memastikan pasokan listrik masuk ke rumah warga," ujar Toni dalam keterangannya, Minggu (27/2).

Sebanyak 1.033 gardu distribusi telah sepenuhnya beroperasi sehari setelah bencana. Alhasil, pasokan listrik ke 127.513 pelanggan kembali normal. Masyarakat Pasaman Barat pun sudah bisa beraktivitas, khususnya saat malam hari.

Baca juga: BMKG Sebut Ada 62 Aktivitas Gempa Bumi Susulan di Pasaman Barat

Masyarakat juga dapat memanfaatkan semaksimal mungkin untuk penerangan dan proses pemulihan. Senior Manager Distribusi PLN UIW Sumbar Arif Pramudya menyebut total Jaringan Tegangan Menengah (JTM) terdampak pascagempa sepanjang 1.116,5 Kms.

Beberapa titik lokasi membutuhkan waktu penormalan lebih lama, karena medan transportasinya yang cukup sulit. "Seluruh gardu distribusi kini sudah bisa dinyalakan. Sehingga, sistem kelistrikan di Pasaman Barat capai 100 persen," papar Arif.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT