24 February 2022, 19:25 WIB

Minyak Goreng Murah Masih Sulit Didapat di Purwokerto


Lilik Darmawan |

MESKI sudah digelontor operasi pasar (OP) minyak goreng, warga di Purwokerto, Jawa Tengah harus antre untuk mendapatkan salah satu bahan kebutuhan pokok itu. Ratusan warga terlihat antre di salah satu pusat perbelanjaan untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.

"Saya antre mulai jam 08.00 WIB, meski supermarket dibuka jam 09.00 WIB. Mau bagaimana lagi, harus seperti ini. Saya juga hanya dapat satu bungkus kemasan 2 liter. Harganya Rp28 ribu atau Rp14 ribu per liter," jelas Marsih, 51, salah seorang pembeli, Kamis (24/2).

Sementara di Pasar Wage, banyak pembeli yang kecewa, karena tidak mendapatkan minyak goreng. Padahal, sehari sebelumnya pasar setempat digelontor sebanyak 3.600 liter minyak goreng. "Katanya kemarin habis  dipasok banyak untuk para pedagang. Nyatanya, saya beli tidak ada," ungkap Sri, 61, warga Purwokerto.

Pada Rabu (23/2), di Pasar Wage digelontor sebanyak 3.600 liter, Pasar Larangan 2.400 liter dan Pasar Sokaraja 3.600 liter. Kemudian pada Kamis (24/2) pendistribusiannya dilaksanakan di Pasar Ajibarang 3.600 liter, Pasar Wangon 3.600 liter, dan Pasar Jatilawang 2.400 liter. Dan Jumat (25/2) OP dilaksanakan di Pasar Banyumas 2.400 liter, Pasar Sumpiuh 1.800 liter, dan Pasar Tambak 1.800 liter.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Banyumas Titik Puji Astuti mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para distributor guna memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran. "Kami berkoordinasi dengan distributor yang ada sehingga bisa setiap harinya kita bisa meluncurkan baik nanti ke pasar atau ke kecamatan," katanya. (OL-15)

 

 

BERITA TERKAIT