18 February 2022, 09:50 WIB

Ketersedian BOR di Rumah Sakit Palangka Raya Dipastikan Cukup


Surya Sriyanti |

SEMAKIN meningkatnya kasus positif di Palangka Raya, Kalteng mengharuskan pemerintah setempat mengambil langkah antisipasi, salah satunya dengan menyediakan terkait keterisian tempat tidur atau Bed Occupation Rate (BOR) rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo mengatakan sejauh ini BOR masih mencukupi.

"Tidak over kapasitasnya BOR rumah sakit kata dia, lebih dikarenakan pasien yang terkonfirmasi positif banyak menjalani isolasi mandiri (Isoman), dengan pengawasan UPT Puskesmas masing - masing," kata Anjar.

Namun, jelas dia, langkah antisipasi tetap dilakukan. Seperti kesiapan BOR pada isolasi terpusat (Isoter). Sehingga ketika terjadi peningkatan kasus, semuanya sudah siap.

Dari data Satgas Penanggulangan Covid-19 Kalteng yang dirilis Kamis (17/2) jumlah positif covid-19 mencapai 459 orang, sembuh 103 orang dan meninggal dunia 1 orang.

Dari jumlah itu Palangka Raya menempati urutan terbanyak positif Covid-19 mencapai 228 orang sembuh 52 orang.

Terpisah, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengungkapkan, naiknya level PPKM Palangka Raya menjadi level 3, membuat pihaknya harus memperketat kembali kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Tim satgas akan memperlancar patroli pengawasan dan operasi yustisia untuk memperkuat penyadaran masyarakat disiplin memakai masker dan dan melaksanakan prokes lainnya," kata Emi,

Menurutnya, upaya pengetatan protokol kesehatan itu bertujuan untuk melakukan pengendalian sekaligus mencegah penularan Covid-19 agar tidak meluas.

"Mengingat PPKM Kota Palangka Raya mengalami kenaikan ke level 3, maka artinya masyarakat harus patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan," tegasnya.(OL-13)

Baca Juga: Koster: Mafia Visa dan Karantina Merusak Kebangkitan Pariwisata Bali

 

BERITA TERKAIT