17 February 2022, 22:00 WIB

Benih Kedelai di Jampang Kulon Mulai Diuji Coba 


Media Indonesia |

BADAN Pengawasan dan Sertifikasi Benih Jawa Barat secara resmi menguji coba benih kedelai hasil budidaya kedelai mandiri. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya menjamin kualitas kedelai yang akan dihasilkan.

"Hari ini petugas pengawas benih tanaman Badan Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Jawa Barat Wawan dan Januar Pismi, melakukan pengecekan kesiapan benih kedelai di Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi," kata Ketua Dewan Pakar NasDem Kabupaten Sukabumi H Ayep Zaki, Kamis (17/2). 

Ia menambahkan hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan kedelai berkualitas kepada masyarakat. "Hal itu diawali dari pemilihan benih kedelai yang berkualitas dan sesuai dengan standar dari Balai Sertifikasi Benih," tambah Anggota Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Pusat ini.

Benih kedelai yang diuji, lanjut Ayep, merupakan hasil budidaya kedelai mandiri kerja sama dengan Poktan Girilaya Desa Karanganyar, Jampang Kulon yang telah memulai penanamannya pada November 2021.

"Kunjungan petugas BPSB tersebut bertujuan untuk melihat proses dan menguji kedelai yang akan dijadikan benih," tandasnya.

Lebih jauh Ayep berkomitmen untuk terus berkontribusi dan mendedikasikan karyanya demi pertumbuhan kedelai nasional. Pasalnya, hal itu senafas dengan spirit gerakan perubahan yang diusung NasDem bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.

"Saat ini adalah momentum kebangkitan petani kedelai Indonesia karena harga kedelai impor terus meningkat," papar Ayep.

Kedaulatan pangan merupakan kondisi yang harus dibangun terus. Untuk mewujudkan hal tersebut Ayep mengungkapkan upaya program budidaya kedelai mandiri yang ditargetkan dapat menyasar 25 ribu hektare di Kabupaten Sukabumi. (RO/O-2)

BERITA TERKAIT