15 February 2022, 18:23 WIB

Kasus Positif dan Kematian Akibat Covid-19 di Banyumas Makin Meningkat


Lilik Darmawan |

KASUS covid-19 di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) makin meningkat. Setiap hari, ada puluhan warga yang positif covid-19 hasil dari testing dan tracing oleh tim Pemkab Banyumas. Selain itu, peningkatan kasus juga diikuti oleh melonjaknya kematian pasien covid-19.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan sejak awal Februari, kasus covid-19 di Banyumas bertambah terus secara signifikan. Dikatakan, pada Januari 2022, tercatat 188 kasus namun pada 1-14 Februari telah tercatat 839 kasus positif.

"Jumlah pasien yang meninggal pada Febuari tercatat 9 pasien. Sehingga memang ada kenaikan cukup signifikan," jelas Bupati, Selasa (15/2).

Bupati mengatakan meski mengalami peningkatan signifikan, namun masyarakat diminta untuk tidak panik. "Tidak perlu panik, namun harus terus waspada. Masyarakat kami tyetap menjaga protokol kesehatan
(prokes) secara ketat. Di sisi lain, pemkab bersama pihak lain juga terus melaksanakan vaksinasi sebagai salah satu upaya untuk menurunkan risiko," jelasnya.

Pada Senin (14/2), Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam rapat virtual dengan pemkab dan pemkot seluruh Jateng mengakui bahwa kasus aktif covid-19 khususnya varian Omicron mengalami peningkatan. Ganjar mengatakan, kasus kematian akibat Covid-19 di Jawa Tengah naik 280% atau mencapai 12 orang. Angka tersebut berasal dari pemutakhiran data pada Senin (14/2).  

"Jumlah kematian naik signifikan. Tapi kami minta warga jangan panik terutama nakes dan satuan layanan kesehatan karena kita sudah pengalaman dalam penanganan varian delta," katanya.

Atas hal tersebut Ganjar menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah ikut berperan dalam penanganan covid-19 di Jateng. Dirinya berpesan agar semua pihak tetap melakukan layanan dengan baik termasuk mengkampanyekan agar warga jangan mengucilkan warga yang baru tiba dari luar negeri. "Terus kampanyekan prokes kepada warga dan sampaikan kepada warga agar jangan mengucilkan warga yang baru saja tiba dari luar negeri," katanya.

Ganjar menambahkan, jumlah kasus terkonfirmasi aktif di Jateng total 10.923 atau mengalami kenaikan. Jumlah tersebut termasuk ke dalam kenaikan jumlah kasus aktif harian yang berjumlah 3.250 atau naik 44,74%. "Vaksinasi harus digenjot agar penyebaran Covid-19 di Jateng bisa ditekan. Jogo Tonggo juga kami minta untuk terus dijalankan," tambahnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT