10 February 2022, 20:23 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Malang Hentikan PTM


Bagus Suryo |

PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, memutuskan menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring) di sekolah-sekolah setelah sempat menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) sejak Januari 2022. Keputusan penerapan pembelajaran daring ini diambil menyusul lonjakan covid-19.

Wali Kota Malang Sutiaji, Kamis (10/2), menyatakan pihaknya sedang fokus memutus mata rantai penularan. Pasalnya, lonjakan kasus Covid-19 tidaak terbendung.

Kondisi isi memaksa Pemkot Malang menghentikan pembelajaran tatap muka. Apalagi klaster tertinggi covid-19 berada di sejumlah SMAN termasuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Agama agar memberlakukan pembelajaran daring di madrasah. "Kita cooling down dulu, puncak covid-19 diprediksi Februari, harapannya  Insya Allah Maret sudah bebas (mulai menurun)," tegas Sutiaji.

Ia menjelaskan pembelajaran daring akan dimulai Senin (14/2) nanti. Hal itu dilakukan mengingat fluktuasi peningkatan kasus cukup tinggi dalam sehari bisa 400an kasus.

Karena itu Pemkot Malang melakukan berbagai upaya cepat penanganan mulai memperkuat PPKM mikro, membatasi mobilitas sampai menyiapkan isolasi terpusat di sejumlah lokasi. Tempat isolasi itu di antaranya Sanggar  Kegiatan Belajar Kota Malang difungsikan untuk SD-SMA. (OL-15)

BERITA TERKAIT