03 February 2022, 16:48 WIB

Swasta dan Pemkab Purwakarta Tanam 1.250 Pohon di Lahan Kritis


mediaindonesia.com |

KELESTARIAN lingkungan adalah salah satu perhatian PT. South Pacific Viscose (SPV). Dalam setiap aktivitas bisnisnya perusahaan yang merupakan bagian dari Lenzing Group ini selalu memperhatikan lingkungan yang berkelanjutan (environtmental sustainability).

PT SPV berkomitmen untuk mendorong bagimana lingkungan dapat secara berkelanjutan terjaga dan terpelihara.

Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, PT SPV melakukan penanaman pohon di Desa Kertasari, Kecamatan Bojong, Kamis (3/2). 

Hadir dalam acara penanaman pohon, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menyambut baik dukungan swasta yang berperan aktif dalam pengelolaan lingkungan.

Ambu Anne menegaskkan lahan kritis perlu diperbaiki agar dapat memberikan manfaat optimal bagi manusia.

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Purwakarta Alami Lonjakan

"Peran pemerintah, dalam mengatasi lahan kritis ialah dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang mendukung lingkungan. Misalnya kebijakan terkait dengan alih fungsi lahan serta penerapannya. Pemerintah juga wajib untuk mensosialisasikan kebijakan terkait penanggulangan lahan kritis.” kata Ambu Anne.

Ambu Anne juga menyampaikan, penanaman pohon yang dilakukan sejumlah korporasi ini merupakan salah satu upaya rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif.

"Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan penanaman pohon ini sebagai bagaian dari tanggung jawab kepada masyarakat, lingkungan dan alam," katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan swasta berkontribusi pada kegiatan penanaman pohon, berharap hal ini dapat memberikan kontribusi pada pemenuhan energi untuk masyarakat dan alam, khususnya di Kabupaten Purwakarta.

"Semoga semuanya tetap konsisten berkarya dan berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Purwakarta," kata Ambu Anne.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT SPV, Sri Aditia, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan merupakan perhatian utama. 

Ada sebanyak 1.250 bibit pohon yang kami tanam di Kecamatan Bojong, di antara mahoni, jeungjing (sengon), manggis, dan pala.

“Sebelumnya PT. South Pacific Viscose telah berkontribusi dalam pengelolaan sampah dengan menyumbangkan satu unit kendaraan truk pengangkut sampah, " kata Sri Aditia

"Melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) kami juga telah menyediakan tempat penampungan sampah plastik bagi warga sekitar pabrik dalam program Bank Sampah, termasuk juga distribusi air bersih bagi warga sekitar pabrik,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pohon yang ditanam oleh PT. SPV telah dilengkapi dengan QR Code, sehingga dengan aplikasi pembaca (scan) QR Code akan diketahui uraian lengkap tentang pohon tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Deden Guntari, mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian perusahaan kepada lingkungan,.

“Semoga ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain, kami sangat bangga dengan SPV yang telah berperan serta dan memperlihatkan kepeduliannya dalam pengelolaan lingkungan, secara khusus untuk pemulihan lahan kritis,” kata Deden.

Dit empat yang sama, Corporate Affairs Manager PT. South Pasific Viscose, Sigit Indrayana mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen PT SPV dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan serta bentuk kongkrit perusahaan dalam mengurangi dampak emisi karbon sebagaimana menjadi perhatian utama dalam COP26 dan Presidensi G20 Indonesia 2022.

"Kegiatan penanaman pohon ini bertujuan, selain untuk biodiversitas, pemulihan lahan kritis dan pemberdayaan masyarakat dengan kelompok tani, tentu saja berkaitan juga dengan program kampung iklim (ProKlim) guna menurunkan CO2 emisi Gas Rumah Kaca (GRK)," katanya.

"Ada sebanyak 1.250 bibit pohon yang kami tanam, diantara; Mahoni, Jeungjing (Sengon), Manggis dan Pala yang kita tanam hari ini di Kecamatan Bojong," tutur Sigit. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT