01 February 2022, 20:30 WIB

Semen Gresik Salurkan Bantuan Forum Masyarakat Madani 2022


Haryanto |


PT SEMEN  Gresik (PTSG) kembali meluncurkan program Forum Masyarakat Madani (FMM) pada 2022. Perusahaan memberikan nilai manfaat dengan mengucurkan bantuan Rp1,75 miliar kepada enam desa di sekitar perusahaan, di wilayah pabrik Rembang, Jawa Tengah.

Penyaluran dana tersebut diserahkan dalam kegiatan musyawarah bersama di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Senin-Kamis (24-27/1) silam.

Bantuan dari perusahaan persemenan terkemuka ini diterimakan enam desa meliputi Kajar, Timbrangan, Kadiwono, Pasucen, dan Ngampel, Kabupaten Blora. dengan nominal Rp250 juta per desa. Sementara Tegaldowo mendapat gelontoran dana yang lebih besar yaitu Rp500 juta.

Penyerahan disaksikan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Inspektorat dari Rembang dan Blora, serta perangkat kecamatan,
perwakilan desa, tokoh agama dan pemuka masyarakat.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR Semen Gresik Dharma Sunyata menegaskan,
bantuan tersebut wujud komitmen perusahaan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat di wilayah ring 1 perusahaan. Langkah ini juga mendukung program pemerintah dalam percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Program FMM dilaksanakan setiap tahun dan pada 2022 adalah yang kelima
kali. Bantuan ini diharapkan memperkuat ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa di dekat perusahaan," kata Dharma, Selasa (1/2).

Dari penerima manfaat bantuan FMM, lanjut dia, Tegaldowo memperoleh
nominal yang lebih besar karena dari sisi geografis, wilayah Tegaldowo
lebih luas dua kali lipat dibanding lima desa lain di Ring 1.

Ditambahkannya, pengalokasian bantuan dana ke desa dari program FMM, PTSG telah menentukan persentase alokasi anggaran yang dibagi pada tiga sektor, yaitu 70% untuk pembangunan infrastruktur, 20% dimanfaatkan pemberdayaan masyarakat, dan 10% untuk pengembangan sosial budaya.

"Semua sepakat jika sasaran pengelolaan bantuan FMM pada 2022 mengarah
pada tiga tujuan prioritas yaitu kemandirian masyarakat lokal, menciptakan lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan di desa," tandasnya.

Diakuinya, mengacu dari hasil diskusi bersama,program FMM tahun ini masih fokus pada perbaikan jalan untuk membantu masyarakat melakukan mobilisasi di berbagai bidang. Selain itu,  melanjutkan pemberdayaan masyarakat melalui Wanita Kelompok Tani, khususnya menggiatkan program Pemanfaatan Pekarangan dan Pengembangan Pangan Lokal (P4L) untuk pemenuhan gizi keluarga dan ketahanan pangan.

Dharma berharap, kehadiran PTSG melalui program FMM akan mendongkrak
kesejahteraan masyarakat yang ditandai dengan ekonomi meningkat, sosial
ekonomi sehat, dan desa berdaulat.

Salah satu penerima bantuan, Kades Kadiwono Ahmad Ridwan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Semen Gresik yang sangat peduli dan intens melakukan kolaborasi dengan desa.

Dia menyatakan siap memanfaatkan bantuan itu sebaik mungkin guna menggenjot perekonomian dan kemandirian. (N-2)

 

BERITA TERKAIT