01 February 2022, 16:57 WIB

Cuaca Ekstrem, ASDP Kupang Masih Tutup Pelayaran


Palce Amalo |

PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum membuka kembali jalur pelayaran sejak ditutup pada 18 Januari 2022 akibat cuaca ekstrem.

"Kami masih berkoordinsai dengan BMKG untuk memantau cuaca yang ekstrem dan diperkirakan mulai membaik di atas 3 Februari 2022," kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Ardhi Ekapaty di Kupang, Selasa (1/2).

Dia menyebutkan saat seluruh pelayaran masih tutup kecuali rute Kupang-Hansisi yang hanya berjarak sekitar lima mil. Rute lainnya masih tutup yakni dari Kupang tujuan Rote, Larantuka, Sabu, Raijua, Aimere dan Waingapu, Kalabahi dan Ende.

Pada 25 Januari, PT ASDP sempat membuka rute Kupang-Rote, namun kembali ditutup karena cuaca buruk. "Kami melakukan buka tutup pelayaran seperti lintasan Kupang-Rote," katanya.

Meskipun cuaca diramalkan membaik dalam waktu dekat, namun pengoperasian armada penyeberangan tetap sesuai dengan kondisi cuaca di perairan. Dia minta masyarakat bersabar karena penutupan pelayaran tersebut demi keselamatan.

Sementara itu, BMKG melaporkan tinggi gelombang di perairan maksimal antara 4-5 meter di Samudera Hindia selatan Kupang dan Rote hingga Sumba dan Sabu Raijua. Tinggi gelombang di antara 2,5-4 meter di perairan Laut Sawu bagian selatan dan perairan selatan Kupang-Rote

Sedangkan tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter di perairan utara Flores, Selat Sape, Selat Sumba, Laut Sawu bagian utara, Selat Flores-Lamakera, Selat Alor-Pantar, Selat Ombai, Perairan utara Kpang-Rote, dan Selat Wetar. Adapun kecepatan angin berkisar antara 8-25 knot per jam. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT