01 February 2022, 10:10 WIB

Rayakan Imlek, Umat Tri Dharma Doakan Pandemi Covid-19 Cepat Berakhir


TosianiĀ  |

PULUHAN Umat Tri Dharma menggelar ritual sembahyang menyambut tahun baru Imlek 2573 / 2022 di Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (31/1) malam hingga Selasa (1/2) dinihari secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan covid-19 yang amat ketat.

Pada ritual tersebut, seluruh umat Tri Dharma yang hadir mendoakan agar pandemi covid-19 segera berakhir saat memasuki tahun macan air 2573 ini.

"Kita hanya sembahyang saja sebagai ungkapan syukur telah melewati 2572, kita sambut 2573 di tahun macan air,"ujar Ketua Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto, Suryana Irawan, Senin (31/1) malam.

Baca juga: Rupa-Rupa Tradisi Perayaan Imlek di Berbagai Negara

Pada Imlek tahun ini, menurut Suryana, pihak klenteng tidak menyelenggarakan kegiatan apa-apa selain ritual. 

Pasalnya, saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19. Dari kapasitas klenteng yang mencapai 400-an orang, umat
yang datang untuk mengikuti ritual hanya dibatasi 50 orang saja. Semua orang yang datang mengenakan masker, menjaga jarak, dan penerapan prokes lainnya.

"Untuk pandemi, karena umat kita banyak yang lansia jadi yang datang amat kurang. Bukannya lansia tidak boleh datang, tapi mereka tahu diri. Istlahnya karena sudah lansia dan merasa lebih rentan, jadi pilih di rumah saja,"kata Suryana.

Pada kesempatan ritual imlek tersebut, menurut Suryana, semua umat mendoakan agar pandemi lekas berakhir. Hal itu agar masyarakat Indonesia kembali beraktivitas seperti sebelumnya saat belum pandemi.

"Harapan kita semua, masyarakat supaya pandemi cepat berakhir, khususnya di Kabupaten Banyumas dan Indonesia, biar kegiatan kita bisa seperti semula,"ujarnya.

Maryati, 46, Pengurus Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto, menambahkan, momen imlek dimanfaatkan untuk para keluarga berkumpul, reuni, dan mempererat tali persaudaraan serta kekeluargaan. Hal itu diwujudkan dengan kegiatan saling berkunjung, makan bersama dan membagikan angpau mulai Selasa (1/2).

"Jadi pada Selasa (1/2) banyak umat yang merantau pun pulang kampung untuk berkumpul dengan keluarga, saling berkunjung, dan makan bersama," ujarnya.

Elsa, 20, salah seorang umat mengaku amat senang karena pada saat Imlek ini semua keluarganya berkumpul. Acara makan bersama di keluarganya sudah dilakukan beberapa jam sebelum sembahyang Imlek.

"Kami sekeluarga juga akan berkumpul lagi pada Selasa (1/2). Kemudian akan mengunjungi saudara dan kerabat mulai Rabu (2/2), saat itu biasanya saling memberi angpau," ujar Elsa. (OL-1)

BERITA TERKAIT