28 January 2022, 06:20 WIB

Hama Kutu Putih Serang Alpukat Pasaman


mediaindonesia.com | Nusantara

HAMA kutu putih menyerang sekitar 500 hektare tanaman alpukat di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat. Hal ini menyebabkan hasil produksinya jauh berkurang dari biasanya.

"Sekitar 500 hektare tanaman alpukat petani diserang hama kutu putih. Penyebaran hama itu merata di setiap tanaman alpukat," kata Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Pasaman Barat Dody San Ismail di Simpang Empat, Kamis (27/1).

Ia mengatakan kerugian yang dialami petani cukup besar. Jika satu hari bisa panen delapan ton alpukat per hektare, sejak diserang hama kutu putih maksimal hanya dua ton.

"Inilah tantangan kita, ancaman bagi petani ke depan. Ini kita lakukan untuk memelihara tanaman terutama alpukat. Namun kita juga perlu melakukan langkah awal pencegahan dengan penyemprotan hama dan sebagainya," ucap Dody.

Baca juga: Program Rehablitasi Hutan dan Lahan KLHK Lejitkan Alpukat Siger Lampung

Ia tidak ingin budi daya alpukat mengalami penurunan seperti Jeruk Batang Saman yang hampir habis, sehingga petani diharapkan tetap semangat memberantas hama kutu putih tersebut.

Pihaknya, pada Rabu (26/1), telah melakukan penyuluhan massal tentang Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Bersama Plasma Giri Maju. Menurutnya, penyuluhan itu penting dilakukan agar bisa menanggulangi hama kutu putih yang mengancam produksi alpukat di Pasaman Barat, karena alpukat merupakan komoditi unggulan daerah itu.

"Sekarang kita telah melakukan penyuluhan kepada petani, untuk mengupayakan apa-apa yang musti dilakukan dalam menanggulangi hama kutu putih ini," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Bersama Amri mengatakan hama alpukat yang menimpa petani memang luar biasa. Hama Kutu putih bisa menyebar dari satu pohon ke pohon lainnya.

"Hama kutu putih ini benar-benar membuat rugi petani alpukat, karena hasil panen kami terjun bebas dari delapan ton per hari menjadi dua ton," tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, petani mengharapkan kerja sama dengan pemerintah daerah agar hama kutu putih bisa ditanggulangi agar produksi alpukat bisa pulih kembali.

"Karena alpukat Pasaman Barat ini tergolong bagus dan menjadi komoditi unggulan daerah," pungkasnya.(Ant/OL-5) 

BERITA TERKAIT