27 January 2022, 10:13 WIB

Harga Minyak Goreng di Tasikmalaya Masih Rp20 ribu/liter


Adi Kristiadi | Nusantara

HARGA minyak goreng di pasar tradisional di Kota Tasikmalaya, belum mengalami penurunan satu harga Rp14 ribu/liter.  Di sana harga minyak goreng kemasan masih dijual Rp 20 per liter dan minyak goreng curah Rp 19.500 per kilogram.

Salah seorang pedang di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Mumung, 45, mengakui, masih menjual minyak goreng dengan harga pasar. Para pedagang di pasar tradisional belum bisa menjual minyak goreng kemasan harga Rp14 ribu per liter. Karena, harga dari distributor juga tinggi.

"Pedagang pasar tradisional belum bisa menjual minyak goreng dengan harga yang dipatok pemerintah Rp14 ribu/liter. Karena kami membeli di distributor juga masih tinggi. Stok kami juga masih banyak," kata Mumung, Kamis (27/1/2022).

Ia mengatakan, beberapa waktu yang lalu stok minyak kemasan yang ada di para pedagang sempat ditarik oleh distributor. Namun, belum semua stok minyak goreng kemasan ditarik dan kemungkinan jika mau satu harga paling semingggu lagi baru bisa. Karena, stok pedagang masih banyak dan jika diturunkan pasti rugi besar.

"Para pedagang pasar tradisional tidak berani untuk menurunkan satu harga, karena masih memiliki stok banyak. Di distributor juga harganya masih tetap tinggi belum ada penurunan, kalau harga di distributor turun otomatis kami juga turun," ujarnya.

Sementara itu, seorang pembeli, Nining, 55, warga Singaparna mengaku sudah beberapa hari menunggu minyak goreng dengan harga Rp14 ribu/liter di pasar modern alfamart dan indomart. Sayangnya di kedua minimarket tersebut selalu kosong.

"Saya sudah beberapa kali ke Alfamart atau Indomart yang ada di Kota Tasikmalaya tanya minyak goreng selalu habis atau belum datang stoknya. Sedangkan, harga di pasar tradisional masih tinggi. Kok harga minyak goreng bisa begini ya? Pemerintah ada nggak sih," herannya. (OL-13)

Baca Juga: Harga Masih Tinggi, Sejumlah Daerah di Jateng Ajukan Operasi ...

BERITA TERKAIT