24 January 2022, 16:10 WIB

Jaga Kualitas Ikan, Cold Storage 300 Ton Dibangun di Karangsong


Nurul Hidayah |

GUDANG beku (cold storage) dengan kapasitas 300 ton mulai dibangun di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Keberadaan cold storage diharapkan dapat menjaga kualitas dan meningkatkan harga ikan yang ditangkap nelayan Indramayu.

Peletakan batu pertama cold storage dilakukan oleh Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Artati Widiarti didampingi oleh Bupati Indramayu, Nina Agustina, Senin (24/1). Cold storage dengan kapasitas 300 ton dibangun di Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. 
"Untuk mendukung peningkatan produksi di sektor hulu, dukungan hilirasasi sangat penting," tutur Artati. Salah satu dengan penyimpanan ikan hasil tangkapan di cold storage. Dengan demikian, ikan tidak terbuang saat terjadi kenaikan produksi ikan. "Nilainya pun dapat dipertahankan," tutur Artati.

Selain membantu mempertahankan kestabilan kualitas ikan, keberadaan cold storage juga penting untuk kestabilan harga ikan. Ujungnya, bisnis di sektor perikanan akan tetap menguntungkan. "Pembangunan gudang beku memakan waktu 135 hari terhitung mulai hari ini," tutur Artati. Ia juga berharap pembangunan tersebut dapat dipercepat.

Artati juga menambahkan, mulai 2021 hingga 2024 KKP memiliki tiga program. Pertama, penangkapan terukur yang akan menjadi manajemen perikanan yang lebih baik. Program ini terkait keberlangsungan sumber daya ikan sehingga menguntungkan hingga jangka panjang. Kedua, pengembangan budi daya berorientasi ekspor untuk empat komoditas, yakni udang, lobster, kepiting, dan rumput laut. Ketiga, pengembangan budi daya berbasis kearifan lokal. Program tersebut bertujuan mengatasi kemiskinan dan menyelamatkan sumber daya ikan.

Bupati Indramayu Nina Agustina menjelaskan Kabupaten Indramayu memiliki potensi pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan yang sangat besar. "Begitu juga keragaman usaha ekonomi sektor kelautan dan perikanan," tutur Nina. Untuk itu, Nina menilai keberadaan gudang beku atau cold storage sangat penting untuk Kabupaten Indramayu.

Nina menyebutkan, kontribusi produksi perikanan tangkap dari Kabupaten Indramayu ke Provinsi Jabar cukup besar sekitar 61%. TPI Karangsong merupakan penyumbang 80% produksi perikanan tangkap di Kabupaten Indramayu. Ke depan Nina juga berharap pemerintah pusat dapat membantu pembangunan cold storage hingga kapasitas 1.000 ton. "Kebutuhan cold storage sangat tinggi di Kabupaten Indramayu," tutur Nina.

Baca juga: Warga Bulukumba Mengeluhkan Beras Bansos Kuning dan Berbau

Sejatinya, pemerintah pusat telah membangun cold storage di Karangsong dengan kapasitas 160 ton. Ada pula cold storage dengan kapasitas 100 ton oleh Pemprov Jabar. Namun jumlah cold storage yang dibangun belum mencukupi mengingat besarnya produksi perikanan di Karangsong. (OL-14)

BERITA TERKAIT