24 January 2022, 14:35 WIB

Cegah Stunting, Pemkab Merangin Luncurkan Aplikasi Elektronik Siap Nikah Siap Hamil


Solmi | Nusantara

USAI upacara kedisiplinan di halaman Kantor Bupati Merangin, Senin (24/1), Bupati Merangin H Mashuri diwakili Asisten III Setda Merangin M Zubir melaunching aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL).

Aplikasi yang merupakan inovasi dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Merangin dilaunching dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Merangin.

"Aplikasi ini dibangun untuk mendeteksi faktor risiko stunting dari seorang calon pengantin," ujar M Zubir usai membuka selimut logo aplikasi ELSIMIL yang disaksikan Kadis PPKB Merangin Abdaie dan Sekretaris BKKBN Provinsi Jambi Yudi Hendra Musprizal.

Kadis PPKB Abdaie menjelaskan beberapa faktor penyebab terjadinya stunting adalah pernikahan yang dilakukan di usia dini dan status gizi yang tidak sehat, seperti anemia dan KEK (Kekurangan Energi Kronis). Dengan dilaunchingnya aplikasi tersebut, diharapkan para calon pengantin wanita, tiga bulan sebelum menikah betul-betul terskrining status kesehatan dan gizinya untuk mempesiapkan kehamilan yang sehat tanpa risiko.

"Saya yakin, melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang telah terbentuk di semua kecamatan dan desa yang sudah berkali-kali dilatih, program ini akan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan," tutur Abdaie.

Baca juga:  Lamongan Canangkan 5 Desa Penuntasan Stunting

Untuk menyukseskan program tersebut, lanjut Abdaie, tidak terlepas dari pantauan dan bimbingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait kecamatan dan desa, supaya dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

Dinas PPKB Merangin, dikatakan Abdaie, juga gencar melakukan edukasi terhadap remaja-remaja mengenai cara dan langkah menyusun perencanaan membangun keluarga yang berkualitas dan bebas stunting. Untuk diketahui, masalah stunting semenjak dua tahun terakhir menjadi perhatian utama dari Pemkab Merangin.

Pemkab Merangin bersama jajaran terkait cukup berhasil melakukan percepatan penurunan. Tahun 2021 angka stunting di Merangin sudah di level 3,49%, jauh turun dari 2018 yang di angka 35%.(OL-5)       

BERITA TERKAIT