23 January 2022, 15:45 WIB

Belum Semua Retail di Padang Jual Minyak Goreng Rp.14 Ribu per Liter


Yose Hendra | Nusantara

KEBIJAKAN pemerintah terkait implementasi minyak goreng satu harga Rp14.000 per liter untuk semua jenis kemasan sudah dimulai pada Rabu (19/1/2022). Namun kebijakan Pemerintah tersebut belum sepenuhnya terlaksana di Kota Padang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Kota Padang, Andree Algamar. Dia mengatakan belum semua retail modern di Kota Padang yang menjual minyak goreng dengan harga Rp14.000.

"Retail modern yang belum menerapkan kebijakan satu harga minyak goreng tersebut merupakan retail milik pribadi yang ada di tengah masyarakat, yang mana retail tersebut masih menjual minyak goreng dengan harga sekitar Rp18.000 hingga Rp19.000," ujar Andree, saat dihubungi, Jumat (21/1/2022).

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengawasan sejak kebijakan ini diterapkan, dari hasil pemantauan retail-retail kecil masih ada yang belum menerapkannya. "Kita tidak bisa sebutkan namanya, karena retail kecil itu merupakan milik masyarakat," ujar Andree.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya tiap hari sudah melakukan sosialisasi kepada retail-retail tersebut agar kebijakan minyak goreng satu harga ini bisa diterapkan. "Kita menargetkan kebijakan ini segera diterapkan di seluruh retail modern di Kota Padang," sebutnya.

Andree mengungkapkan lagi, pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak retail yang bersangkutan bahwa untuk seluruh Indonesia telah berlaku kebijakan harga minyak goreng Rp14.000. Dan mereka harus menyesuaikannya. 

"Pada prinsipnya mereka bersedia, tetapi mereka perlu berkoordinasi dengan pihak distributor. Karena harga minyak goreng sudah disubsidi pemerintah," ungkap Andree.

Andre menambahkan, meskipun demikian, sebagian retail modern di Kota Padang sudah menerapkan kebijakan ini.

Pantauan sejak diberlakukannya harga minyak goreng subsidi Rp14 ribu per liter, masih banyak ritel di Padang menjual minyak goreng kemasan dengan harga Rp.19.000-20.000 per liter. Umumnya bukan ritel jaringan.

Di Padang sendiri memang tidak ada masuk jaringan ritel besar seperti  Alfamart atau pun Indomaret. (YH/OL-10)
 

BERITA TERKAIT