22 January 2022, 21:30 WIB

Tanggul Kali Ingas Jebol, 200 Hektare Padi Siap Panen Terancam Terendam


M Yakub | Nusantara

TANGGUL Kali Ingas di Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, jebol sepanjang 10 meder dengan lebar 3 meter, Sabtu (22/1).

Jebolnya tanggul anak sungai ini dipicu naiknya permukaan Bengawan Solo hingga status siaga dua banjir. Kondisi ini mengakibatkan tanaman padi siap panen sekitar 200 hektare di tujuh desa terancam tenggelam banjir.

"Iya, tanggul Kali Inggas jebol swpanjang 10 meter pagi dini hari," kata Sekretaris BPBD Bojonegoro, Zaenul Ma'arif, Sabtu (22/1) siang.

Jebolnya tanggul Kali Ingas itu, kata dia, dipicu naiknya permukaan air Bengawan Solo yang berstatus hingga siaga dua banjir. Menurut dia, peningkatan muka air Bengawan Solo mengakibatkan sedikitnya 200 ha tanaman padi siap panen terancam tenggelam.

Ratusan hektare padu itu tersebar di Desa Pucangarum, Kadungrejo, Karangdayu, Pomahan, Kauman, Kedungprimpen, dan Desa Temu. Pihak BPBD bersama warga juga sudah melakukan penangganan darurat dengan mengirimkan sejumlah material.

Antara lain, menyerahkan bantuan 16 lembar gedek, 600 lembar sak, 4 lembar terpal, dan 20 batang bambu. Ini setelah BPBD melakukan aassesment dan berkoordinasi dengan pihak desa untuk penanganan darurat.

Langkah ini agar tidak terjadi tanggul jebol yang semakin luas di area persawahan yang siap panen. Pengiriman material bantuan sempat mengalami kendala akibat tingginya permukaan air pada Kali Ingas.

"Akhirnya material bantuan dikirim menggunakan perahu," pungkasnya.(YK/OL-10)

BERITA TERKAIT