22 January 2022, 19:40 WIB

Bupati Simalungun Minta Pangulu dan Lurah tak Main-Main Kelola Anggaran 


Apul Iskandar | Nusantara

BUPATI Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga meminta seluruh pangulu dan lurah berserta perangkatnya untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Jangan sekali-kali melakukan pelanggaran dalam menggunakan anggaran. Dan visi misi pemerintah jangan hanya sebagai slogan saja namun harus ada realisasi. Tentu pemerintah dalam hal ini tidak bisa melakukan tanpa dukungan bapak, ibu sekalian,” kata Radiapoh saat melakukan kunjungan kerja dan pertemuan dengan para pangulu, lurah gamot dan kepala lingkungan di Kota Perdagangan Kabupaten Simalungun Sumatra Utara, Jumat (21/1).

"Persoalan klasik kampung kita adalah infrastuktur jalan yang rusak dan ini merupakan PR kita bersama bagaimana kita bisa memperbaiki ini. Banyak sumber daya alam dan juga sumber daya manusia yang dapat kita manfaatkan untuk pendapatan dan pembangunan di Kabupaten Simalungun ini khususnya di Kecamatan Bandar ini, dan ini harus kita kelola bersama,” tambahnya. 
 
Selain itu Radiapoh juga berharap kepada camat, pangulu dan lurah untuk meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Banyak yang harus kita benahi di Simalungun, dan membutuhkan anggaran yang cukup besar. Mari kita sama-sama dalam meningkatkan PAD kita, sebab banyak potensi yang dapat kita gali sebagai sumber PAD kita. Seperti daerah lain yang PAD-nya besar meraka dapat menikmati pembangunan-pembangunan di daerahnya,” ajaknya. 

Di sektor pendidikan, Bupati Radiapoh mengungkapkan bahwa saat ini ada sebanyak 123 anak yang akan diberangkatkan ke Jerman. ''Karena dari sektor pendidikan inilah yang bisa mengubah karakter bangsa ini dan kampung halam kita ini,” tutur Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan akan melakukan pembenahan dalam pelayanan administrasi kependudukan seperti, KTP, KK dan akte kelahiran maupun kematian. Pemkab Simalungun akan melakukan pembenanahan di 10 kecamatan, sehingga mempermudah pelayanan administrasi kependudukan masyarakat. 

“Hal ini kita lakukan untuk mempermudah bagi masyarakat mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan,” katanya. (AP/OL-10)

BERITA TERKAIT