21 January 2022, 12:40 WIB

Antisipasi Abrasi dan Tsunami, 3 Ribu Cemara Laut Ditanam di Pesisir Cilacap


Liliek dharmawan |

SEBANYAK 3 ribu pohon cemara laut atau Casuarina equisetifolia ditanam di pesisir selatan Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) tepatnya di Pantai 
Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan. Penanaman cemara laut atau cemara udang dilakukan untuk mengantisipasi abrasi dan tsunami.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sri Murniyati mengatakan bahwa cemara udang dipilih karena cocok untuk mitigasi bencana. "Jenis cemara laut merupakan pohon yang cocok sebagai upaya mitigasi bencana di pesisir. di antaranya adalah abrasi dan tsunami. Karena pohon tersebut memiliki cengkeraman yang kuat ke tanah. Hari ini, ada penanaman sebanyak 3 ribu batang cemara laut," jelasnya di sela-sela penanaman pada Jumat (21/1).

Baca juga: Polisi Sebut Sopir Truk yang Seruduk Sejumlah Kendaraan di Balikpapan Langgar Aturan

Baca jugaRidwan Kamil Dukung Usulan Ulama Besar Madura jadi Pahlawan Nasional

Di tempat yang sama, Pjs. General Manager PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Didik Subagyo 
mengatakan kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen, baik dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. "Penanaman ini juga berkaitan dengan momentum Hari Gerakan Sejuta Pohon Internasional, maka kami melibatkan berbagai elemen untuk bersama-sama dalam kegiatan ini," ujarnya.

Dia mengungkapkan pohon cemara laut merupakan salah satu tumbuhan yang berfungsi sebagai benteng atau pelindung dari abrasi dan tsunami. "Fungsi lainnya adalah sebagai pemecah angin (wind barrier) terutama pada kawasan yang rentan angin kencang. Sehingga melalui penanaman ini, kami berharap dapat membantu upaya mitigasi guna meminimalisasi saat terjadi bencana alam," katanya.

Dijelaskan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang lingkungan, Pertamina memberikan perhatian serius pada upaya penanaman pohon di Kabupaten Cilacap. "Setelah penanaman pohon hari ini, selanjutnya pemeliharaan dikelola oleh Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Gumregah, Mitra Bina Wijaya dan masyarakat di RW 8 Kelurahan Tegalkamulyan," tambahnya.

Di tempat yang sama, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengapresiasi program Pertamina yang fokus pada upaya antisipasi bencana melalui penanaman pohon cemara laut. "Penanaman cemara laut di wilayah pesisir selatan ini juga ke sekian kalinya dilakukan Pertamina. Ini menjadi wujud sinergi dan kolaborasi perusahaan dengan pemerintah dan masyarakat untuk mengantisipasi bencana abrasi dan tsunami," kata dia.

Bupati secara simbolis menyerahkan piagam apresiasi pendukung Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, kepada GM  PT KPI RU IV Cilacap. Penghargaan ini diberikan atas partisipasi PT KPI RU IV dalam upaya mendukung upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di lokasi Proklim. (H-3)

BERITA TERKAIT