20 January 2022, 15:42 WIB

47 Sekolah Dasar di Kabupaten Cianjur Ajukan Merger


Benny Bastiandy | Nusantara

SEBANYAK 47 sekolah dasar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengajukan untuk melakukan merger (penggabungan). Usulan tersebut didasari pertimbangan efektivitas dan efisiensi pola pembelajaran.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Yajid Ahmad, menjelaskan hampir semua sekolah yang mengajukan merger berada di satu kompleks. Artinya, sekolah bersangkutan berdekatan dengan sekolah lain tetapi di sisi lain jumlah siswa relatif sedikit.

"Sejauh ini yang mengajukan ingin merger ada 47 sekolah. Mereka (sekolah) berada di satu hamparan (kawasan). Namun di sekolah-sekolah itu jumlah siswanya sedikjt," terang Yajid kepada Media Indonesia, Kamis (20/1).

Pengajuan merger atas kesepakatan semua stakeholders di setiap sekolah, yaitu pihak sekolah, orangtua siswa, serta pihak komite. "Dari hasil musyawarah mereka di masing-masing lokasi (sekolah), kemudian dibuat berita acaranya serta mengajukan kepada kami," ujar Yajid.

Disdikpora Kabupaten Cianjur menindaklanjuti permohonan merger dengan melakukan verifikasi. Tujuannya menilai layak atau tidaknya sekolah tersebut dimerger.

"Dari sekian banyak sekolah yang mengajukan merger, memang kelihatannya sangat realistis. Itu juga akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran," tuturnya.

Sekolah yang mengajukan keinginan merger tersebar merata di semua wilayah di Kabupaten Cianjur. Wilayahnya berada di utara, tengah, dan selatan. 

Baca juga: Khofifah Imbau Masyarakat tak Panik dan Borong Minyak Goreng

Namun, sebut Yajid, tak semua sekolah yang mengajukan merger disetujui semuanya. Ada juga beberapa sekolah yang pengajuannya tak disetujui dengan berbagai pertimbangan. "Hasil verifikasi, sekolah yang tak disetujui dimerger itu di antaranya karena memang lokasi sekolah tidak berada di satu hamparan (kompleks)," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT