20 January 2022, 13:00 WIB

Ratusan Kios Pasar Karangawen Demak Hangus Terbakar


Akhmad Safuan | Nusantara

DIDUGA api berasal dari sebuah warung bakso, ratusan kios di Pasar Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah alami kebakaran. Tujuh unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan hingga lima jam belum mampu melakukan pemahaman

Pemantauan Media Indonesia, Kamis (20/1), ratusan warga dan para pedagang Pasar Karangawen, Kabupaten Demak tampak sibuk sejak dini hari untuk membantu pemahaman kebakaran yang melanda pasar tersebut, sebagian lain berusaha menyelamatkan dagangan mereka dan menumpuk di jalan sekitar pasar.

Sebanyak tujuh unit damkar berasal dari Kabupaten Demak, Grobogan dan Kota Semarang dikerahkan untuk melakukan padahal sejak pukul 00.30 WIB, bahkan hujan mengguyur kawasan itu tidak mampu memadamkan api dengan cepat dan hingga pukul 04.30 api belum padam dsn petugas masih berjibaku dengan api.

Hingga jelang pagi, akhirnya api yang sebelumnya membumbung setinggi 3-4 meter diatas atap pasar akhirnya dapat dipadamkan dan hingga berita ini diturunkan proses pendinginan masih berlangsung dan tercatat ratusan kios hangus terbakar hingga menimbulkan kerugian capai miliaran rupiah.

"Saya mendapat khabar Tengah malam tadi, tetapi saat sampai lokasi api sudah besar dan kios bagian depan sudah nyaris habis hingga tidak mampu menyelamatkan dagangan apa-apa," kata Sukisno, 46, seorang pedagang di Pasar Karangawen, Kabupaten Demak.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Demak Iskandar Zulkarnain mengatakan berdasarkan inventarisasi kebakaran di Pasar Karangawen itu setidaknya ada 229 kios terbakar dengan sebagian besar dagangan tidak dapat diselamatkan. "Semua habis terbakar," imbuhnya.

Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Demak Suprapto mengungkapkan kebakaran diduga berasal dari warung bakso yang berada di bagian depan pasar terjadi sekitar pukul 00.20 WIB, Ketika mendapat khabar itu langsung menurunkan petugas berikut armada damkar

Tidak hanya berasal dari Demak, lanjut Suprapto, bantuan damkar untuk proses pemahaman juga datang dari Grobogan dan Kota Semarang, namun karena besarnya api harus memakan waktu cukup lama, apalagi ruas jalan Semarang-Grobogan juga dipenuhi warga yang menonton di lokasi hingga menimbulkan kemacetan lalulintas.

"Hingga pagi kita berjibaku untuk lakukan padaman kebakaran itu, namun sejauh ini tidak ada korban jiwa tetapi kerugian akibat kebakaran cukup besar," ujar Suprapto. (OL-13)

Baca Juga: Jadi Tempat Prostitusi Tiga Hotel di Tasikmalaya Ditutup Sementara

 

BERITA TERKAIT