20 January 2022, 09:46 WIB

Menhub Sebut Bandara Atung Bungsu Pacu Perekonomian Sumsel


Insi Nantika Jelita | Nusantara

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menuturkan, Bandara Atung Bungsu, yang terletak di Desa Mingkik, Kecamatan Dempo, Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan (Sumsel) bisa memacu perekonomian daerah setempat.

Kota Pagar Alam sendiri dianggap menjadi salah satu daya tarik destinasi wisata potensial di Sumsel. Untuk menarik wisatawan, bandara di tempat tersebut dibenahi untuk kenyamanan masyarakat.

“Wisata adalah suatu kegiatan yang menghasilkan pendapatan bagi daerah. Kalau banyak tamu yang datang ke sini, ekonomi daerah dan nasional akan bergerak,” ucap Menhub dalam keterangan resmi, Kamis (20/1).

Baca juga: Gernas BBI, Bandara Sultan Thaha Jambi Promosikan Produk UMKM Lokal

Menhub mengajak pemerintah daerah untuk mendukung optimalisasi prasarana dan sarana transportasi yang sudah ada dengan mempromosikan potensi wisata yang ada di Pagar Alam, termasuk Bandara Atung Bungsu.

“Dua tahun lalu, saya datang ke sini keadaanya belum baik. Sekarang kondisinya bandara ini sudah di atas rata-rata untuk bandara dengan panjang runway 1.600 meter yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Menhub yakin daerah Pagar Alam bisa menjadi magnet wisata baru bila pemerintah daerah setempat bisa mengoptimalkan transportasi dan penunjang lainnya.

"Mari kita bangun sama-sama kota ini. Saya yakin gubernur, wali kota, dan jajarannya bisa melakukannya,” tutur Menhub.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Pagar Alam Alpian Maskoni mengungkapkan sebagai kota yang mengandalkan sektor pariwisata, kehadiran prasarana dan sarana transportasi dapat melancarkan konektivitas dari dan menuju Pagar Alam.

“Kami berharap kondisi kota Pagar Alam yang sempat terpuruk karena pandemi dapat segera pulih kembali. Dengan kehadiran bandara yang megah ini, diharapkan dapat segera diikuti penambahan penerbangan secara rutin,” ucapnya.

Saat ini, Bandara Atung Bungsu memiliki landasan pacu (runway) seluas 1.500 m x 30 m, landas hubung (taxiway) seluas 186 m x 15 m, landas parkir (apron) 110 m x 70 m, dan terminal penumpang seluas 2.350 meter persegi yang dapat menampung sebanyak 233 ribu lebih penumpang pertahunnya.

Bandara ini melayani penerbangan Wings Air setiap hari dengan rute Palembang – Pagar Alam – Palembang dan penerbangan perintis Susi Air 4 kali seminggu dengan rute Bengkulu - Pagar Alam - Palembang. Namun karena pandemi, kini hanya dilayani oleh maskapai Susi Air.

Meski begitu, tren jumlah penumpang setiap tahunnya tercatat meningkat, pada 2020 terdapat 170 penumpang dan pada 2021 meningkat menjadi 804 penumpang. (OL-1)

BERITA TERKAIT