20 January 2022, 08:05 WIB

Gelombang Tinggi Kapal Penyeberangan Jepara - Karimunjawa Disetop


Jamaah | Nusantara

GELOMBANG tinggi mencapai 4 meter membuat penyebangan kapal dari Pelabuhan Kartini Jepara menuju Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dan sebaliknya tidak bisa beroperasi selama dua hari. Belum dapat dipastikan hingga kapan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) tersebut dapat diberangkatkan.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Jepara Subur mengatakan, hingga kini pihaknya belum dapat memberangkatkan kapal motor lantaran gelombang tinggi. Pemberangkatan terakhir yakni pada Senin (17/1) kemarin, setelah itu ada gelombang tinggi membuat penyebrangan ditunda sementara waktu.

"Ini yang tertahan disana (Karimunjawa) Kapal Motor Penumpang Express Bahari 2F. Sementara KMP Express Bahari 3F masih menunggu jadwal di Kartini," kata Subur, kepada awak media, kemarin

Subur menyebutkan, gelombang tinggi yang didapati dari pengelola kapal saat penyeberangan mencapai sekitar 4 meter. Untuk itu demi keselamatan penyebrangan kapal ditunda terlebih dahulu. "Cuaca buruk sudah terjadi sejak empat hari karena ketinggian gelombang antara 1,25-2,5
meter. Sedangkan pemutakhiran data dari pengelola kapal yang melayani penyeberangan ketinggian gelombang di tengah laut bisa mencapai 4 meteran," katanya.

Sementara Kepala Pelabuhan Kartini Jepara Lutfi Fuadi menambahkan, gelombang laut di Jepara yang tinggi membuat KMP tidak dapat beroperasi. Pihaknya memastikan mayoritas yang tertahan di Karimunjawa merupakan didominasi warga sekitar.

"Sedangkan wisatawan tentunya sudah paham bahwa musim sekarang merupakan musim baratan yang ditandai dengan gelombang tinggi," ujar Lutfi.

Lebih lanjut, berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jateng, ketinggian gelombang di Perairan Laut Jepara memang tidak aman untuk aktivitas pelayaran. (OL-13).

Baca Juga: Menyikapi Tuntutan Jaksa Hukuman Mati plus Kebiri, Kok Bisa?

 

BERITA TERKAIT