18 January 2022, 20:16 WIB

Disdukcapil Cianjur Musnahkan Blangko Adminduk Apkir Senilai Rp780 Juta


Benny Bastiandy | Nusantara

RIBUAN lembar blangko dokumen administrasi kependudukan (adminduk) seperti Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran apkir, dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cianjur, Selasa (18/1). Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar yang dilaksanakan di halaman parkir belakang kantor Disdukcapikl Kabupaten Cianjur.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Munajat, menerangkan pemusnahan blangko dokumen kependudukan didasari pertimbangan karena keberadaannya sudah tak terpakai lagi. Pasalnya, saat ini pencetakan Kartu Keluarga maupun Akta Kelahiran sudah menggunakan kertas A4.

"Ada kebijakan diganti menggunakan kertas putih (A4). Di sisi lain, ini barang (blangko) masih ada," kata Munajat, Selasa (18/1).

Munajat mengaku segera melaporkan masih banyaknya stok blangko KK maupun Akta Kelahiran ke Bupati Cianjur. Selanjutnya Bupati mengeluarkan surat yang ditembuskan ke Badan Keuangan dan Aset Daerah. "Dari BKAD akhirnya direkomendasikan untuk dimusnahkan," terang Munajat.

Ia mengatakan memandang pemusnahan dokumen kependudukan dengan cara dibakar cara paling aman. Artinya, blangko tersebut tidak akan berpotensi rentan disalahgunakan. "Insya Allah, kalau dibakar aman," tegasnya.

Munajat belum merekap secara pasti jumlah lembar blangko dokumen kependudukan yang dimusnahkan dengan cara dibakar. Namun jika dihitung nominal, kata Munajat, nilainya mencapai hampir Rp780 juta.

"Data jumlah lembar blangko yang dimusnahkan ada. Tapi saya belum pegang. Kalau nilai nominalnya sekitar Rp780 juta," sebut Munajat.

Pemusnahan juga dilakukan bagi KTP elektronik yang kedapatan rusak atau invalid. Pemusnahannya rutin dilakukan setiap tahun. "Kalau yang rutin itu pemusnahan KTP elektronik yang sudah invalid," pungkasnya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT