18 January 2022, 13:05 WIB

5.000 Santri dan Pelajar Ikuti Vaksinasi Dosis Dua di Wonosobo


Mediaindonesia.com | Nusantara

SEBANYAK 5.000 santri dan pelajar di Kabupaten Wonosobo melakukan vaksinasi dosis 2 di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Jawa Tengah pada Selasa (18/1). Vaksinasi pertama sudah dilaksanakan di tempat yang sama pada pertengahan tahun lalu.

Vaksinasi yang digagas kolaborasi Relawan Indonesia Optimis dan Wonosobo Hebat itu selain dilaksanakan di Gedung Sasana Adipura Kencana juga dilaksanakan di tiga lokasi lainnya yakni di  SMPN 1 Gerung, SMPN 1 Sampuran, dan SMPN 1 Laksono.

Baca juga: Vaksinasi Booster di Karawang Diproritaskan untuk Lansia

Bupati Wonosobo,  Afif Nurhidayat, yang hadir pada vaksinasi tersebut mengatakan, di wilayah Kabupaten Wonosobo untuk dosis pertama sudah mencapai 78%. Sedangkan dosis kedua sekitar 48%, dan untuk anak-anak 30%.

"Kita mengharapkan percepatan vaksinasi terus kita tingkatkan, termasuk anak-anak. Hal ini agar sekolah tatap muka bisa seratus persen dilaksanakan dan
perekonomian semakin membaik di negara kita," kata Bupati dalam sambutannya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Wonosobo itu mengharapkan dengan kegiatan vaksinasi itu kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan tetap terjaga. Selain itu masyarakat juga harus tetap protokol kesehatan.

"Saat ini kita sedang menghadapi covid-19 varian baru omikron. Jadi saat kita keluar rumah harus tetap menjaga prokes," tambah Bupati yang juga mantan ketua DPRD Kabupaten Wonosobo itu.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Geodipa Energi Persero, Riki Ibrahim menunjukkan komitmennya  dengan memberikan dukungan kepada Bupati Wonosobo untuk meningkatkan Wonosobo Sehat dan Wonosobo Hebat, serta Santri Sehat.

PT Geodipa Energi Persero adalah salah satu sponsor utama pelaksanaan vaksinasi, baik dosis satu dan dua bagi santri dan pelajar di Kabupaten Wonosobo. "Kehadiran BUMN Special Mission Vehichle tidak lain menunjukan Kehadiran Pemerintah meneruskan program Vaksinasi agar Ekonomi Indonesia tetap tumbuh,"  ujar Riki.

Menurut Riki, BUMN GeoDipa saat ini sedang sibuk membangun proyek strategis nasional 55 MW di Dieng Kabupaten Banjarnegara/Wonosobo dan di Patuha 55MW di Kabupaten Bandung.

"Pembangunan proyek Energi Terbarukan ini menggunakan pinjaman ADB dan dari CTF. Proyek direncanakan akan selesai pada 2024," paparnya.

Ketua relawan Indonesia Optimis, Bobby Indroharto mengatakan tujuan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Wonosobo untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi guna tercapainya Kekebalan kelompok (Herd Immunity) .

Selain itu, Bobby juga berharap agar kolaborasi seperti ini juga diikuti elemen masyarakat lainnya, yakni kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN dan swasta serta kelompok masyarakat. Hal itu agar menjadi gerakan bersama dan percepatan vaksinasi ini bisa segera tuntas.

Di dalam vaksinasi dosis 2 itu, menurut Bobby, bukan hanya santri dan pelajar, namun juga melibatkan orang dewasa. "Kita maunya program Pemerintah untuk percepatan vaksinasi, terutama di Kabupaten Wonosobo segera tuntas," tegas Bobby. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT