18 January 2022, 11:35 WIB

Ada 1.337 Anak Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Taman Kota Purwokerto


Lilik Darmawan | Nusantara

TERCATAT ada 1.337 anak usia 6-11 tahun di Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengikuti vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Badan Intelijen Dserah (Binda) Jawa Tengah (Jateng).

Vaksinasi dilangsungkan di taman kota Purwokerto tepatnya di Andang Pangrenan yang lokasinya terbuka dan luas, Selasa (18/1).

Ribuan siswa tersebut berasal dari sejumlah SD yang berada di Purwokerto Selatan. Seperti SD Negeri 1,2,3,4 Karangklesem, SD Negeri 1,2,3,4 Berkoh, SD Terang Mulia dan SD-SD lainnya. Secara total anak SD yang  mengikuti vaksinasi sebanyak 1.337 siswa. Pelaksanaan vaksinasi ini sebagai bagian dari upaya untuk herd immunity. Apalagi, saat ini sekolah di Banyuma sudah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh.

Kepala Binda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan, pihasknya kembali menyelenggarakan vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun dan masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster.

"Kegiatan dilangsungkan di 12 kabupaten, salah satunya Banyumas. Sedangkan kabupaten lainnya adalah Banjarnegara, Magelang, Wonosobo, Kebumen, Grobogan, Jepara, Sukoharjo, Boyolali, Kota Semarang, Batang dan Kabupaten Tegal. Secara total, targetnya mencapai 14 ribu sasaran," jelasnya.

Menurutnya, jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak yaitu jenis sinovac, karena telah mendapatkan izin dari BPOM untuk pelajar usia 6 - 11 tahun. Sementara untuk masyarakat secara door to door serta vaksinasi  booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan (Dinkes) masing-masing daerah.

Dijelaskan oleh Kepala Binda Jateng, ada 13 lokasi  yang dijadikan tempat vaksinasi. Yakni dua lokasi untuk masyarakat door to door yaitu di GOR Desa Tegalsari, Kecamatan Candimulyo, Magelang dan GOR Desa Pagerejo, Kecamatan Kertek, Wonosobo.

"Kemudian door to door dan pelajar anak 6-11 tahun di Balai Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, kemudian vaksinasi pelajar dan booster dilaksanakan di SD Islam Tunas Harapan, Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kalau dua Banyumas dilangsungkan di Taman Kota Andang Pagrenan," ujarnya.

Vaksinasi anak usia 6 - 11 tahun sangat diperlukan mengingat anak juga rentan tertular virus corona. Dukungan orang tua dan seluruh pihak seperti guru sangat diperlukan untuk suksesnya pelaksanaan vaksinasi anak/pelajar usia 6-11 tahun.

"Kami berharap orang tua siswa semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka ditengah pandemi saat ini. Dalam beberapa kesempatan kami mengajak anak-anak bermain sehingga anak-anak tersebut tidak takut jika mereka akan divaksin," jelas dia.

Sementara itu, vaksinasi warga secara door to door selama ini telah terbukti meningkatkan partisipasi warga yang akan divaksin. "Binda Jateng bersama dengan nakes  juga melakukan jemput bola ke rumah warga yang tidak hadir ke sentra vaksinasi. Konsep door to door ini, sangat membantu warga terutama yang memiliki keterbatasan menuju ke sentra-sentra vaksin, sehingga mereka dapat tervaksin," ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Binda Jateng juga melaksanakan vaksinasi booster di kota semarang. Vaksinasi booster merupakan perintah presiden untuk memperkuat daya tahan masyarakat terhadap munculnya varian baru covid-19 dan diberikan secara gratis. "Masyarakat diharapkan memahami pentingnya mengikuti vaksinasi booster dengan mendaftarkan diri atau mendatangi sentra-sentra vaksinasi terdekat," tambahnya. (OL-13)

Baca Juga: Koordinator KontraS Fathia dan Haris Azhar Mengaku Dijemput Paksa Polisi

BERITA TERKAIT