17 January 2022, 17:52 WIB

Serangan Anjing Hutan di Selatan Bandung Barat Resahkan Warga


Depi Gunawan |

KASUS serangan hewan liar terhadap ternak milik warga di wilayah selatan Bandung Barat, Jawa Barat, makin meresahkan, Binatang buas ini memangsa ternak seperti domba, kelinci dan ayam.

Peristiwa serangan itu terjadi Kecamatan Gununghalu dan Rongga. Hingga kini warga belum bisa memastikan jenis hewan pemangsanya.

Anehnya, ternak yang menjadi korban serangan hanya dimakan bagian isi perutnya saja. Kejadian ini pun sudah dilaporkan ke dinas terkait.

"Kita sudah terima laporan soal hewan ternak mati. Kemungkinan matinya hewan itu karena diserang anjing hutan atau kita biasa mengenal Ajag," terang Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Bandung Barat, Wiwin Aprianti, Senin (17/1).

Dia menduga, hewan liar itu masuk pemukiman untuk memangsa ternak warga karena persediaan makanan di dalam hutan sudah habis. "Pasti ada penyebabnya, kemungkinan besar di dalam kawasan hutan tidak ada lagi makanan, jadi mereka terpaksa mencari makanan ke dekat pemukiman warga," katanya.

Walaupun telah memangsa ternak, dia mengaku, belum ada laporan adanya warga yang menjadi korban serangan. "Belum ada laporan, bilamana ada, segera ke puskesmas biar segeraditangani," ujarnya.

Pihaknya tidak akan mengambil sampel dari sisa hewan ternak yang sudah mati untuk dicek di laboratorium. Sebab, kematiannya bukan karena serangan anjing liar yang terjangkit rabies.

Agar kedepannya tidak ada lagi kejadian serupa, para peternak sebaiknya membangun kandang yang lebih kokoh supaya tidak gampang dirusak hewan buas. Selain itu, dipasang lampu penerang di sekitar kandang.

"Lampu penerangan dipasang supaya hewan ternak bisa lebih terawasi. Kemudian warga mengadakan patroli atau ronda malam, karena kan kejadiannya sudah sering," tambahnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT