14 January 2022, 07:45 WIB

Kasus Omicron belum Ditemukan di Kalteng


Surya Sriyanti | Nusantara

KEPALA Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan bahwa hingga saat ini Kalteng masih terkendali dan belum ditemukan kasus omicron.

''Dan apapun bentuk varian covid-19 yang penularan melalui pernapasan, sebetulnya dapat ditangkal dengan penggunaan protokol kesehatan yang ketat,'' ujarnya, Jumat (14/1).

Menurut Suyuti, saat ini penerapan prokes oleh masyarakat semakin longgar. Untuk itu dirinya berharap agar masyarakat mau menerapkan protokol kesehatan sebagai kebiasaan sehari- hari agar terhindar dari virus covid-19 apapun jenisnya.

''Untuk capaian vaksin di Kalteng, vaksin 1  sudah mencapai 82%, dan vaksin 2 sudah mencapai 42%,'' jelas dia.

Selain itu, langkah-langkah menghadapi varian omicron belajar dari varian Delta, Pemprov Kalteng sudah mempersiapkan 1.627 ruang isolasi, 650 tabung oksigen dan ketersediaan obat-obatan. ''Kami juga mempersilahkan daerah kabupaten/kota yang memenuhi syrakat 
untuk melakukan vaksin booster,'' tutur dia.

Dan untuk kabupaten/kota yang belum memenuhi syarat hanya boleh memberikan vaksin booster bagi lansia.

Sementara itu Gubenur Kalteng H. Sugianto Sabran menerbitkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalteng Nomor: 188.44/3/2022 tanggal 7 Januari 2022 tentang Perpanjangan Kelima Status Tanggap Darurat Bencana Pandemi Covid-19 di Wilayah Provinsi Kalteng.

Keputusan-keputusan tersebut didasarkan pada kondisi faktual bahwa pandemi covid-19 belum berakhir dan bahkan dalam beberapa hari terakhir, terjadi kenaikan kasus harian covid-19 yang disebabkan oleh varian omicron di Indonesia.

Gubernur Kalteng juga telah menetapkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalteng Nomor 188.44/4/2022 tentang Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng tanggal 7 Januari 2022. (SS/OL-10)

 

BERITA TERKAIT