14 January 2022, 19:07 WIB

Warga Sampang Mulai Antisipasi Merebaknya DBD


Muhamad Ghazi | Nusantara

WARGA Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mulai mengantisipasi kemungkinan mewabahnya penyakit demam berdarah. Jumat (14/1), setelah Pemkab setempat merilis tiga kecamatan yang dinilai rawan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yakni Kecamatan Kota, Omben dan Kecatamatan Torjun, warga melakukan kerja bakti melalui kegiatan Jumat Bersih.

Di empat kelurahan Kecamatan Kota, sejumlah gang ditutup karena ada kegiatan pembersihan gorong-gorong, antara lain Kelurahan Rongtengah, Karang Dalam, Gunung Sekar dan Kelurahan Dalpenang.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Sampang, Syamsul Hidayat, mengatakan kegiatan yang melibatkan warga dan relawan lingkungan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi mewabahnya DBD menjelang puncak musim penghujan.

"Kegiatan Jumat Bersih bukan hanya di wilayah kota, melainkan serentak hampir di seluruh wilayah terutama daerah yang dianggap endemik DBD," katanya, Jumat (14/1).

Ia menjelaskan, berdasar data tahun lalu, tiga kecamatan di wilayahnya menjadi daerah yang rawan wabah DBD. Di ketiga kecamatan itu kasus DBD mencapai puluhan kasus.

Di Kecamatan Kota mencapai 124 kasus, Kecamatan Torjun 19 kasus dan Kecamatan Omben 20 kasus. "Kami berharap kegiatan ini terus berjalan untuk mengantisipasi terjadinya kasus DBD," kata Syamsul Hidayat. (OL-15)

BERITA TERKAIT