13 January 2022, 22:20 WIB

Lalaikan Pengelolaan Lingkungan, Papua Menuai Bencana


Bayu Anggoro | Nusantara


MENYIKAPI bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di
Tanah Papua,  Direktur Eksekutif Lentera Research, DR (Cand) David F.
Nordfolk angkat bicara.

Menurut David, bencana alam yang melanda beberapa kecamatan di Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Kamis, 6 Januari, sekitar pukul 22.00 WIT itu, ditenggarai akibat kelalaian pemerintah dalam pengelolaan lingkungan, khususnya pemerintah daerah.

"Banyaknya aturan yang dilanggar dengan mengatasnamakan investasi telah
mengakibatkan kerusakan alam," ungkap David dalam keterangan tertulis, Kamis (13/1).

Perubahan iklim, hilangnya daerah resapan air, dan tumpukan sampah di sungai serta saluran drainase memicu banjir besar di Kota Jayapura, Papua.

Siklus banjir yang sebelumnya terjadi lima tahun sekali kini selalu
melanda setiap tahun. Semakin minimnya daerah resapan air hingga sampah
menumpuk di saluran drainase, juga memicu terjadinya bencana.

Permasalahan tata ruang juga jadi tantangan. Permukiman warga dan
perambahan hutan terjadi di daerah aliran sungai dan resapan air.

Untuk itu David menegaskan, kebijakan Pemerintah Pusat untuk lebih
mengambil peran di dalam mengelola Papua merupakan langkah yang tepat.

"Melalui pendekatan yang humanis serta pengelolaan anggaran yang
akuntabel dan transparan, diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan di Bumi Cendrawasih ini. Diharapkan isu Papua dapat diselesaikan setelah sekian puluh tahun," ujarnya. (N-2)

BERITA TERKAIT