13 January 2022, 21:58 WIB

Diskumindag Kota Sukabumi Operasi Pasar Minyak Goreng


Benny Bastiandy | Nusantara

HARGA minyak goreng di Kota Sukabumi, Jawa Barat, masih relatif mahal. Operasi pasar dilakukan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan setempat sebagai upaya mengendalikan harga.

Operasi pasar minyak goreng digelar Rabu (12/1). Lokasinya berada di empat titik yakni di halaman Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, di halaman Kelurahan Citamiang di Kecamatan Citamiang, di halaman kantor Kecamatan Warudoyong, dan di halaman kantor Kecamatan Baros.

"Kegiatannya bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat. Bantuannya berasal dari pemerintah pusat," kata Kepala Bidang Perdagangan Diskumindag Kota Sukabumi, Widya Yudha, Kamis (13/1).

Yudha memandang perlu digelarnya operasi pasar. Pasalnya, cenderung mahalnya harga komoditas tersebut saat ini memicu gejolak di masyarakat. "Kegiatan ini diharapkan bisa menekan harga karena minyak goreng yang dijual harganya di bawah pasaran sekarang," jelasnya.

Kota Sukabumi mendapatkan jatah sebanyak 7.200 liter minyak goreng yang sudah dikemas. Harga jualnya kisaran Rp14 ribu per liter. "Pelaksanaannya digelar satu hari di empat titik. Ada yang di kantor kelurahan, ada juga di kantor kecamatan," tuturnya.

Namun, masyarakat masih dibatasi membeli minyak goreng. Masing-masing tidak boleh membeli lebih dari 2 botol. "Masyarakat antusias mungkin karena harganya yang cukup murah dibanding di pasaran," katanya.

Kegiatan serupa rencananya akan digelar pekan depan. Lokasi yang dipilih rencananya di Pasar Pelita dan Pasar Gudang. "Nanti kami siapkan 20 ribu liter minyak goreng kemasan untuk dua lokasi. Insya Allah minggu depan kita laksanakan lagi operasi pasar," pungkasnya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT