13 January 2022, 20:30 WIB

Kalimantan Tengah Bersiap Hadapi Omikron


Surya Sriyanti | Nusantara


GUBERNUR Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menerbitkan SK Perpanjangan Kelima Status Tanggap Darurat Bencana Pandemi Covid-19. Surat Keputusan itu ditandatangani pada 7 Januari.

Surat Keputusan dibuat didasarkan pada kondisi faktual bahwa pandemi covid-19 belum berakhir. "Bahkan dalam beberapa hari terakhir, terjadi kenaikan kasus harian covid-19 yang disebabkan oleh varian omikron di Indonesia," kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Leonard S Ampung, saat memimpin Rapat  Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng 2022, Kamis (13/1).

SK, lanjut dia, juga sebagai tindak lanjut dari Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2021 tentang Penetapan Status Faktual Pandemi Covid-19 di Indonesia.

Dia berharap melalui rapat itu bisa memantapkan strategi penanganan covid-19 varian omikron. "Langkah-langkah yang sudah kita lakukan di tahun 2021 ketika menghadapi gelombang kedua harus semakin kita mantapkan," tegasnya.

Sementara itu, epidemiologi Satgas, Rini Forentina menyatakan dampak dari omikron yang harus diwaspadai di antaranya penularannya yang lebih cepat 100% dari varian sebelumnya. Omikron juga menyebabkan  reinfeksi ulang dan menurunkan efektivitas vaksin.

Rini mengatakan efektivitas vaksin masih mampu mengurangi derajat keparahan dan kematian. Vaksin juga mengurangi lama perawatan di rumah sakit, tapi akan terus menurun setelah 6 bulan dan 2 bulan setelah booster. (N-2)

 

BERITA TERKAIT