13 January 2022, 20:10 WIB

Presiden Joko Widodo akan Hadiri Dies Natalis Universitas Parahyangan Bandung


Naviandri |

 


PRESIDEN Joko Widodo direncanakan akan hadir pada acara Dies Natalis
ke-67 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung, pada 17 Januari. Kepala Negara juga akan meresmikan pengunaan Gedung Pusat
Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG).

Gedung PPAG merupakan gedung terbaru dengan luas 60 ribu meter persegi. Fasilitas ini memiliki 14 lantai yang berada di kawasan Kampus Unpar di Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung.

Rektor Unpar Mangadar Sitomorang di Bandung Kamis (13/1) mengatakan,
Gedung PPAG dinamai sesuai dengan nama pendiri Unpar yaitu Mgr Arntz OSC dan Mgr N.J.C Giese, OFM. Mereka berdua mendirikan Unpar 67 tahun lalu.

Gedung ini terdiri atas dua gedung pusat pembelajaran yang saling
terhubung. Desain PPAG menerapkan konsep smart building sehingga
meningatkan efesiensi dalam pemanfaatan energi. Hal ini sesuai dengan
semangat Unpar dalam mewujudkan kampus ramah lingungan.

"Pada acara Dies Natalis ke-67, Presiden Joko Widodo juga akan
memberikan Presidential Lecture dengan tema : Pancasila Kekuatan Rakyat
dan Keindahan Tradisi
," tambah Mangadar.

Pemaparan Presiden Joko Widodo ini terkait Pancasila, kata Mangadar,  
diyakini akan memberikan warna baru akan kehidupan berbangsa dan
bernegara seluruh sivitas akademika dan alumni Unpar.

Pancasila merupakan dasar negara yang harus berani direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari dan bukan hanya menjadi hafalan.

"Sejumlah komunitas akademika Unpar yang terdiri dari perwakilan
mahasiswa, dosen, tenaga pendidikan dan alumni akan mengikuti kegiatan
Presidential Lecture yang kali pertama digelar Unpar. Kegiatan ini akan
menjadi semangat untuk bergerak pada 2022, bergerak untuk menjadikan Indonesia bangkit dan maju," jelasnya.

Beberapa kegiatan juga dilakukan saat kunjungan Presiden Joko Widodo, di antaranya penyampaian pokok-pokok pikiran dan pandangan Unpar tentang strategi pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Unpar juga akan membacakan pernyataan apresiasi dan dukungan kepada Presiden Joko Widodo atas sikap tegas dan kebijakan Presiden dalam rangka menjaga NKRI yang berasas Pancasila.

"Puncaknya ialah Presidential Lecture yang akan disampaikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo, terkait Pancasila sebagai ideologi dan falsafah berbangsa dan bernegara. Lalu penyerahan beasiswa Unpar kepada 10 perwakilan mahasiswa penerima yang juga disaksikan langsung oleh Presiden," tambah Mangadar.

Beasiswa  ini merupakan bentuk nyata komitmen Unpar dalam mengambil
bagian dari kemajuan pendidikan di Indonesia. Setiap tahunnya Yayasan
Unpar mengeluarkan dana Rp12 miiar utuk beasiswa kepada 1.200 mahasiswa.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mengedepankan nilai sejalan
dengan sesanti Unpar Bakuning Hyang Mrih Guna Sanytyaya Bhakti. Unpar
senantiasa mengambil peran aktif dalam pembangunan karakter dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Pada Dies Natalis ke-67 ini kita juga melibatkan warga sekitar Kampus
Unpar, terutama UMKM  binaan Unpar. Ini salah satu komitmen Unpar
terhadap ekonomi mkikro adalah mendukung dan memajukan UMKM, terutama yang berada di sekitar kampus," tambahnya.

Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-67 akan dilakukan secara hybrid. Presidential Lecture secara daring dapat diikuti melalui kanal youtube Unpar official atau bergabung dengan zoom. (N-2)

 

 

BERITA TERKAIT