13 January 2022, 19:15 WIB

Jembatan Penghubung Tuban - Bojonegoro Diresmikan


M Yakub |

JEMBATAN Terusan Bojonegoro-Tuban (TBT) di desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro di atas Sungai Bengawan Solo, diresmikan Gubernur Jawa Timur,  Khofifah Indar Parawansa,  didampingi Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dan Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, kemarin.

Jembatan sepanjang 210 meter ini menghubungkan Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro dengan Kecamatan Rengel di Kabupaten Tuban. Dibangun bersama antara Pemkab Tuban dan Pemkab Bojonegoro.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa berterima kasih kepada Pemkab Tuban dan Bojonegoro yang telah bekerja sama melaksanakan pembangunan jembatan ini. Harapannya, sinergitas yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.

Khofifah menyatakan pembangunan jembatan TBT akan mempermudah akses ekonomi, sosial, dan kesehatan. "Seiring dengan upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Dengan hadirnya jembatan TBT tersebut, kata dia, diharapkan mampu mengurangi terjadinya kecelakaan yang terjadi pada jasa penyeberangan sungai Bengawan Solo tradisional. Tidak hanya itu, diharapkan mampu menjadi proyek percontohan bagi kabupaten lain di sekitar Tuban dan Bojonegoro.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menambahkan pada 2022 Pemkab Tuban mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,4 miliar untuk peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 1,8 kilometer dan lebar 6 meter sebagai penghubung dengan jembatan TBT.

"Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, diharapkan mampu mengatasi bencana banjir luapan Bengawan Solo," terangnya.

Pemkab Tuban juga berkomitmen memperkuat sinegitas Pemkab Tuban dan Bojonegoro. Saat ini tengah dilakukan koordinasi terkait pembangunan jembatan lain yang menghubungkan dua kabupaten ini.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro,  Ana Mu'awana mengatakan pembangunan jembatan TBT selesai dikerjakan pada 30 Desember yang lalu. Namun baru diresmikan saat ini untuk menjaga kualitas dan keamanan bagi warga yang melintas.

Ana juga menerangkan perawatan jembatan menjadi kewenangan Pemkab Bojonegoro. "Kita berkomitmen memberikan yang terbaik bagi warga di kedua Kabupaten," ujarnya.(OL-13)

Baca Juga: 30 Orang Terjaring Razia Masker di Ubung Denpasar

 

BERITA TERKAIT