13 January 2022, 17:27 WIB

Gelombang Tinggi, Penyeberangan di Pelabuhan Kalianget Ditutup Empat Hari


Mohammad Ghazi | Nusantara

LAYANAN penyeberangan dari Pelabuhan Kalianget du Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ditutup sementara akibat cuaca buruk. Layanan penyeberangan yang ditutup itu antara lain penyeberangan antarpulau yang melintasi Laut Jawa, Laut Kangean, dan Selat Madura, antara lain Kalianget-Kangean, Kalianget-Jangkar (Situbondo), Kalianget-Sapudi, Kalianget-Masalembu, dan layanan rute keperintisan.

Otoritas pelabuhan tetsebut menyatakan penutupan berlaku selama empat hari hingga Minggu (16/1). Ini bisa diperpanjang jika kondisi perairan masih dinilai berbahaya untuk pelayaran.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kalianget, Supriyanto, mengatakan berdasar rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak, Surabaya, tinggi gelombang di sejumlah perairan yang menjadi jalur penyeberangan dari Pelabuhan Kalianget mencapai lebih dari 3,5 meter. "Kondisi tersebut berbahaya untuk jenis kapal seperti yang biasa melayani rute penyeberangan dari Pelabuhan Kalianget," kata Supriyanto, Kamis (13/1).

Sebelum penutupan diberlakukan, kata dia, pihak pelabuhan sudah menyampaikan informasi tersebut ke sejumlah operator kapal serta ke masyarakat melalui pesan berantai maupun melalui siaran radio. Akibat penutupan tersebut, sejumlah kendaraan pengangkut barang terlihat berjejer di dermaga utama. 

Baca juga: Sumbar Berpotensi sebagai Pusat Konservasi Satwa Terbanyak di Indonesia

Kendaraan tersebut sudah tiba di dermaga sebelum kebijakan penutupan diberlakukan. "Seharusnya hari ini (Kamis, 13/1) kami berangkat menuju Kangean," kata Mulyadi, salah seorang sopir truk pengangkut sembako. (OL-14)

BERITA TERKAIT