12 January 2022, 17:21 WIB

Arus Bongkar Muat Barang Meningkat, Pelabuhan Wuring Perlu Diperbesar


Gabriel Langga | Nusantara

ARUS bongkar muat barang di Pelabuhan Wuring di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara (NTT) terus meningkat. Akibatnya, dermaga ini tidak bisa menampung banyaknya armada kendaraan roda empat untuk melakukan aktivitas bongkar muat.

Kepala Wilayah Kerja (Wilker) Pelabuhan Wuring, Alexander Shendy Malinta mengaku selama ini banyak kapal dari luar yang bersandar di Pelabuhan Wuring untuk melakukan aktivitas bongkar muat barang. Hal ini dikarenakan Pelabuhan Wuring menjadi pintu masuk bahan sembako terutama beras untuk distribusikan ke dua kabupaten yakni Ende dan Sikka.

Berdasarkan data tiga bulan terakhir, sebanyak 9.146 ton beras yang dibongkar di Pelabuhan Wuring. "Itu baru beras saja untuk Sikka dan sebagian ke Ende. Belum lagi barang sembako lainnya, kayu, semen, komoditi dan barang-barang lainnya," kata Alexander, Rabu (12/1).

Dikatakan, seringkali terjadi antrian armada kendaraan roda empat untuk melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Wuring. Hal ini dikarenakan kapasitas dermaga ini tidak mampu menampung banyaknya armada kendaraan roda empat.

"Aktivitas bongkar muat semakin padat. Biasa sekitar 70 sampai 80 kendaraan yang melakukan aktivitas bongkar muat. Petugas KSOP Wilker Wuring juga harus bekerja 24 jam agar semuanya berjalan lancar," tandas dia.

Dia mengaku kepadatan aktivitas bongkar muat di pelabuhan Wuring tidak didukung dengan prasarana yang baik terutama di malam hari. Yang mana, kurangnya penerangan di malam hari di pelabuhan ini. Ditambah lagi, luas dermaga yang terbilang masih kecil sehingga terjadi antrian kendaraan yang masuk ke pelabuhan.

Ia berharap ke depannya ada perhatian pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat agar bisa memperlebar dermaga Pelra Wuring agar mengantisipasi terjadinya antrian. "Kita harap Pelabuhan Wuring ini bisa diperlebar dalam rangka mengantisipasi terjadi antrean kendaraan bongkar muat," pungkasnya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT