12 January 2022, 15:51 WIB

Sudah Operasi Pasar, Minyak Goreng di Klaten masih Mahal


Djoko Sardjono | Nusantara

MASYARAKAT di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, masih mengharapkan pemerintah menggelar operasi pasar minyak goreng. Pasalnya, harga minyak goreng di pasar saat ini masih cukup mahal.

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pedagangan (DKUKMP) Klaten, Jumat (7/1), menggelar operasi pasar minyak goreng 600 liter yang dilaksanakan di 40 pasar di Klaten. Namun, kata Plt Kepala DKUKMP Klaten, Supriyanto, kepada Media Indonesia di kantornya, Rabu (12/1), operasi pasar minyak goreng  600 liter pekan lalu itu belum bisa memenuhi harapan warga masyarakat di Klaten.

Untuk operasi pasar, DKUKMP Klaten mendapat jatah 600 liter dari Pemprov Jawa Tengah. Namun, alokasi minyak goreng itu tidak mencukupi kebutuhan masyarakat setelah didistribusikan di 40 pasar di Klaten.

Operasi pasar minyak goreng 600 liter itu, memang belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Karenanya, DKUKMP Klaten mengajukan lagi permintaan minyak goreng ke provinsi untuk memenuhi harapan masyarakat.

"Kami sudah mengajukan permintaan tambahan minyak goreng ke pemerintah provinsi untuk operasi pasar. Saat ini, DKUKMP Klaten masih menunggu. Mudah-mudahan permintaan ini bisa dipenuhi," ujar Supriyanto.

Di Klaten, harga minyak goreng masih mahal. Contohnya, harga minyak goreng curah Rp18.000-Rp19.000 per liter dan kemasan Rp39.000-Rp40.000 per dua liter.

Baca juga: Wamenag: Pemerkosa 13 Santriwati itu Pantas Dihukum Mati 

"Memang, Klaten sudah digelar operasi pasar minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter, pekan lalu. Namun, operasi pasar tidak berpengaruh terhadap harga jual minyak goreng di pasar tradisional," kata TH Werdiningsih, pedagang. (OL-14)

BERITA TERKAIT