11 January 2022, 15:55 WIB

Kota Solo Jadi Yang Pertama di Indonesia Operasionalkan Bus Ramah Difabel


Widjajadi | Nusantara

KOTA Solo terpilih menjadi kota pertama di Indonesia untuk operasionalisasi bus ramah difabel. Uji coba atau test drive armada untuk penumpang berkebutuhan khusus secara gratis dilaksanakan Selasa (11/1) di trayek koridor 1, yang dimulai dari Palur-Solo lewat depan Balai Kota dan berakhir di Bandara Adi Soemarmo.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo Hari Prihatno mengatakan, uji coba bus model low deck monocoque ini akan berlangsung selama satu bulan. "Skema operasional seperti Batik Solo Trans (BST)," ungkap Hari ketika dikonfirmasi Media Indonesia.

Dia memaparkan, bus ramah difabel ini melayani difabel rute koridor 1 yakni dari Terminal Palur sampai Bandara Adi Soemarmo dengan melintasi Balai Kota dan jalan Slamet Riyadi secara contra flow.

"Bus model low deck ini sepertinya pertama di Indonesia, di Solo kebetulan jadi kehormatan untuk mencobanya terutama untuk fasilitas kaum difabel. Dalam uji coba akan beroperasional dari pukul 05.00 hingga 20.00 Wib,'' imbuh Hari.

Selama satu bulan, Dishub akan mencermati dan menerima masukan, untuk menjadi bahan evaluasi pengoperasional bus difabel. Masukan pertama ketika test drive adalah kepastian merubah jalur naik bagi difabel kursi roda, dari manual menjaid electric.

''Ini tadi sudah ada beberapa evaluasi seperti untuk jalur naik kursi roda itu bakal diubah secara elektrik, bukan manual. Lalu pintu masuk dengan jarak trotoar jangan sampai ketinggian, ini pasti dievaluasi," tegas Hari terkait bus low deck berkapasitas 20 penumpang duduk dan 5 berdiri itu.

Sementara ini bus ramah difabel bantuan Kemenhub itu baru satu, untuk menunggu surat perizinan dari Satlantas. Rencananya nanti 6 koridor akan diisi dengan bus ramah difabel, mengingat jumlah warga difabel di Kota Solo cukup banyak. 

Tim Advokasi Difabel (TAD) Kota Solo, Hermin menyambut baik uji coba bus low deck, dan merasakan sudah memenuhi kebutuhan kaum difabel. "Kelompok difabel sangat mengapresiasi pengadaan dan uji coba bus ramah difabel ini, karena memenuhi harapan kaum difabel," kata Hermin.

Sejumlah warga difabel merasakan bus low deck cukup nyaman dan ramah difabel dengan adanya kursi khusus, running teks dan pengeras suara menginformasikan penunjuk jalur. (WJ/OL-10)

BERITA TERKAIT