11 January 2022, 20:20 WIB

Kapolda Jatim Beri Hadiah Umrah pada Orang yang Menginspirasi Masyarakat untuk Vaksin


Heri Susetyo | Nusantara


KAPOLDA Jawa Timur Inspektur Jenderal Nico Afinta akan memberikan hadiah umrah bagi orang yang bisa menginspirasi masyarakat untuk melakukan vaksinasi covid-19. Hadiah umrah akan diberikan pada dua orang di setiap kabupaten di Jawa Timur.

Kapolda Jatim mengatakan hal ini saat melaporkan perkembangan vaksinasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual di Madrasah Ibtidaiyah Ar Rohman Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo, Selasa (11/1).

Menurut Nico, dari target 2,4 juta orang yang akan divaksinasi saat ini sudah tercapai 46%. Dalam 10 hari ke depan, capaian diharapkan meningkat menjadi 89%.

Berbagai upaya sudah dilakukan Polda Jatim untuk melakukan percepatan vaksinasi baik vaksinasi untuk orang dewasa maupun anak usia 6-11 tahun. Di antaranya memberikan hadiah sepeda motor, televisi, lemari es dan peralatan rumah tangga lainnya.
 
Kini yang terbaru, Polda Jatim akan memberikan hadiah umrah bagi orang yang mampu menginspirasi masyarakat sadar melakukan vaksinasi. Hadiah umrah disediakan untuk dua orang di setiap kabupaten dan kota di Jawa Timur. "Nanti ada tim penilai," kata Nico.


Kapolda menambahkan, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan dinas pendidikan ini sangat penting untuk mewujudkan anak-anak usia 6-11, usia 7-18, dan usia remaja untuk seluruhnya bisa tervaksin. Hal ini sangat penting agar pembelajaran tatap muka bisa berjalan dengan aman.

Sementara itu untuk wilayah Sidoarjo, capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah 44%. Dari target 182 ribu anak yang akan divaksinasi, saat ini sudah dilakukan untuk lebih dari 80 ribu anak.

"Kendalanya memang tidak bisa melakukan vaksinasi secara massal, melainkan harus dilakukan dengan mendatangi di setiap sekolah," kata Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Kusumo Wahyu Bintoro.

Kegiatan vaksinasi terutama untuk anak terus dilakukan dan diharapkan pada akhir Januari bisa tercapai 70%. Percepatan vaksinasi dilakukan agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka bisa berjalan aman dan nyaman, bebas dari penyebaran covid-19. (N-2)

 

 

BERITA TERKAIT